Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus zona merah pada penutupan perdagangan Selasa (5/11/2024). IHSG menguat 0,17% atau 12,42 poin menjadi 7.491,9.
Read More : Merdeka Copper Tingkatkan Kontribusi untuk Ekonomi Nasional Melalui Investasi Berkelanjutan
IHSG sempat lama berada di zona merah sebelum akhirnya bergerak ke zona hijau di penghujung perdagangan. IHSG hari ini bergerak pada rentang 7.451-7.496. 252 saham menguat, 327 saham melemah, 211 saham ditahan.
Volume perdagangan saham hari ini meningkat dari 1,29 juta transaksi menjadi 20,3 miliar lembar saham dengan nilai perdagangan sekitar Rp 11,43 triliun.
Sementara itu, saham-saham global bergerak mixed hari ini seiring investor menunggu hasil pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) (Pilpress) dan peristiwa lain yang berpotensi mengguncang pasar pada pekan ini.
Pada awal perdagangan di Eropa, DAX Jerman turun 0,1% pada 19,125.18, CAC 40 di Paris turun 0,2% pada 7,356.02, dan FTSE 100 Inggris turun 0,1% pada 8,179.73.
Read More : Driver Ojol Akan Mendapat Perlindungan dari Pemerintah Melalui Permenaker
Di Asia, harga saham di pasar Tiongkok naik karena investor mengharapkan langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan perekonomian. Hang Seng Hong Kong melonjak 2,1 persen menjadi 21.006,97, sedangkan Indeks Komposit Shanghai melonjak 2,3 persen menjadi 3.386,99.
Di tempat lain di Asia, indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,1% menjadi 38.474,90. Kospi Korea Selatan turun 0,4 persen menjadi 2,576.88. Sementara itu di Australia S&P/ASX 200 naik 0,4% menjadi 8.131,80.