Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar ritel, Kamis (25/4/2024) ditutup menguat 19,2 poin atau 0,27% hingga mencapai level 7.155.
Read More : BMKG: Cuaca Malam Tahun Baru 2025 Kondusif
Sebanyak 26,7 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp 14,9 triliun dan frekuensi perdagangan 1.111.129. 208 saham naik, 338 turun, dan 235 mengambang.
Sedangkan pelemahan IHSG disebabkan oleh melemahnya saham-saham sektor tersebut yakni melemahnya poin teknikal sebesar 10,57 atau 0,32%, disusul oleh sektor energi dan keuangan yang melemah 0,38% dan 0,55%.
Sementara itu, beberapa sektor menguat yaitu non-olahraga, kesehatan, dan infrastruktur masing-masing meningkat sebesar 0,84%, 0,40%, dan 0,20%.
Saat itu yang memperoleh keuntungan terbesar adalah PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) naik 33,3%, PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) naik 24,32%, PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) naik 22,86%, PT Hilconn Tbk. (HILL) naik 19,17%, dan PT Multi Hannda Kreasindo Tbk. (MHKI) naik 16,23%.
Nah dana yang benar-benar hilang yaitu PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA) turun 34,57%, PT Mitra Pack Tbk. (PTMP) melemah 15%, PT Timah Tbk. (TINS) turun 14,72%, PT Sarana Mitra Luas Tbk. (SMILL) melemah 10,42%, dan PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) terkoreksi 10,36%.
Read More : Wakil Ketua MUI Sebut Pemberian Konsesi Tambang ke NU Hal Wajar
Sedangkan saham utama LQ45 turun 4,03 poin atau 0,43%, dan Investor33 turun 1,77 atau 0,36%. Sedangkan saham syariah di Jakarta Islamic Index menguat 1,15 poin atau 0,22%.
Sebelumnya, IHSG pada awal perdagangan hari ini dibuka 13 poin atau 0,20% hingga mencapai level 7.157. Dengan demikian, IHSG hingga siang hari sesi I perdagangan masih bertahan di zona merah dan turun 17,3 poin atau 0,24% ke level 7.152.