Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Kursus Tindakan Komposit (CSPI)
Read More : KPK Nilai Manuver Ghufron Laporkan Dewas ke Bareskrim Gerus Reputasi Lembaga
Proyek ini menemukan bahwa William Hartanto de WH berencana bahwa JCI masih dalam kisaran yang berkembang dari 7 195 sebagai tingkat dukungan dan tingkat 7.318 tingkat keberatan.
“IHSG harus mencoba berdagang pada hari Jumat (8/11/2024) minggu lalu, tetapi penguatannya terbatas dan hingga MA5 (level tertinggi JCI pada 7350),” kata William dalam penelitian teknisnya, Senin (11/11/2024).
Kondisi ini menunjukkan bahwa masih belum ada inversi ke CSPI, jadi ada kemungkinan melemahnya.
Adapun minggu lalu, investor asing kembali untuk melakukan penjualan bersih penjualan (penjualan bersih) sebesar 2,21 miliar RP. Kondisi ini kemungkinan bahwa dampak historis dari keberhasilan Donald Trump dalam pemilihan presiden sebelumnya yang diterima pemain pasar secara negatif. Penjual bersih asing juga merupakan bentuk transfer portofolio asing ke instrumen investasi lainnya dengan lebih banyak dolar.
Read More : Harga Minyak AS Turun ke Level Terendah dalam 7 Minggu karena Stok Melonjak
Rekomendasi berikut untuk berbagi proyeksi yang di tengah penguatan prediksi JCI:
1.PT LOGINDO SAMUDRAAMASMUR TBK (LEAD), PEMBELIAN, DUKUNGAN 135, Resistance 155.2. PT Triputra Agro Persada TBK (TAPG), Beli dalam Kelemahan, Dukungan 885, Resistance 980. 3. Pt Avia Avian TBK (AVIA), Beli, Dukungan 474, Resistance 520.4. PT Aneka TBK (ANTM), Beli, Dukungan 1480, Resistance 1670.