Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi mengatakan, program yang dicanangkan Presiden ini merupakan sebuah langkah maju yang patut diapresiasi.
Read More : Pertemuan Jokowi-Prabowo di Solo, Warganet: Guyub Senang Lihatnya
“Program pemeriksaan kesehatan gratis ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui deteksi dini penyakit, peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan serta pengurangan biaya pemberian pengobatan atau pengobatan kuratif,” kata Dr Adib dalam keterangannya. Kamis (7/11/2024).
Adib menambahkan, program tersebut akan berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam hal kesehatan dan kesejahteraan. Program tersebut tidak hanya memberikan pemerataan akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, namun juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Untuk itu, Adib beberapa kali menyampaikan imbauan kepada pemerintah untuk mengoptimalkan program tersebut. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
1. Memastikan setiap Puskesmas mempunyai tenaga medis yang kompeten dan peralatan yang memadai.
2. Melaksanakan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga medis untuk meningkatkan deteksi dini penyakit.
3. Menjamin ketersediaan obat-obatan yang diperlukan di seluruh fasilitas kesehatan.
4. Memperluas cakupan program hingga ke daerah terpencil dan masyarakat marginal.
5. Meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program, serta menambah jenis tes yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Read More : Arab Saudi Bakal Dilanda Badai Petir, Berpotensi Terjadi Banjir hingga Hujan Es dan Angin
“Selanjutnya, penting untuk melaksanakan kampanye besar-besaran untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, dan melakukan evaluasi berkala untuk mengukur efektivitas program dan memperbaikinya jika diperlukan. Pengumpulan data dan informasi yang relevan untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat juga sangat penting,” katanya.
Adib juga menekankan pentingnya memaksimalkan fungsi dan manfaat aplikasi Satu Sehat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dapat dijadikan platform pengelolaan data pemeriksaan kesehatan seumur hidup secara terintegrasi.
Menurutnya, aplikasi tersebut akan membantu masyarakat untuk memantau pemeliharaan kesehatan dan menjadi sarana promosi kesehatan yang efektif serta menggunakan catatan kesehatan pribadi (individual medical record) yang berisi informasi kesehatannya.
Adib menegaskan, IDI yakin program ini bisa menjadi awal yang baik untuk mewujudkan Indonesia sehat.
“Mari kita dukung dan rawat program ini agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” tutupnya.