Cirebon, Beritasatu.com – Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat pada tahun 2016 kembali mengemuka setelah kasusnya diangkat ke layar lebar. Tertangkap polisi terbaru, Pegi Setiawan yang akrab disapa Egi atau biasa disapa Perong merupakan satu dari tiga orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DAP).  

Read More : BMKG: Cuaca Cerah dan Gelombang Tenang Saat KMP Tunu Tenggelam

Namun keluarga Pegi Setiawan punya pandangan berbeda terkait penangkapan tersebut. Pasalnya Egi alias Perong bukanlah Pegi Setiawan.

Ibu Pegi, Kartini, 48, mengatakan dia yakin perwira senior polisi punya banyak anak dalam kasus ini. “Pegi tahu kalau Egi itu anak polisi. Setelah ada kabar, makanya dia (Pegi) kemarin bilang siap jadi polisi,” kata Kartini kepada Beritasatu.com, Jumat. /5/2024).

Kartini mengatakan, keadaan Egi yang bergabung di DAP berbeda dengan Pegi, anaknya sendiri. “Yang DPO itu Egi, bukan Pegi. Egi rambutnya keriting, kupingnya terbuka, dan dari Banjarwangunan. Nah, anak saya Pegi dari Kepongpongan, Blok Simaja,” ujarnya.

Kartini mengatakan Pegi, anak kandungnya, tidak dalam kondisi yang dilaporkan polisi. “Kondisinya bermacam-macam, anak saya berkulit hitam, sejak kecil berambut pendek lurus dan tidak memiliki tindik telinga, sehingga saya kaget anak saya lengah,” lanjutnya.

Read More : Siswa SDN di Sragen Terpaksa Belajar di Parkiran setelah Atap Bangunan Sekolah Roboh

Pada tahun 2016, polisi menangkap delapan dari sebelas pembunuh yang terlibat dalam kasus tersebut. Tiga di antaranya bergabung dengan DAP.

Pada Selasa (21/5/2024), polisi menangkap Pegi Setiawan yang tinggal di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pegi ditangkap di Bandung karena diduga mendalangi pembunuhan Vina dan Eky.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *