Garut, Beritasatu.com – Seorang ibu rumah tangga dibunuh oleh keponakannya sendiri di Kabupaten Garut, Desa Leuwileutak, Desa Ciparamatan, Kecamatan Cikajang pada Kamis malam (05/09/2024). Korban, Nanang (53), diketahui mengalami mimpi buruk sebelum meninggal.
Read More : Paket Wisata Murah Ke Lombok Laris Manis Di Tiktok
Hal itu diungkapkan salah satu anak korban, Aysia (17), saat diwawancara, Sabtu (11/5/2024). Aysia mengatakan ibunya sering mengalami mimpi buruk sebelum kejadian tersebut.
โSekitar seminggu sebelum kejadian, ibu saya (korban) selalu mimpi kecelakaan dan sering mimpi seram. Setelah itu sering takut terjadi sesuatu, tapi ternyata ada kejadian tragis,โ kata Issia.
Bukan hanya Naneng yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan tersebut, putrinya yang masih kecil juga mengalaminya. Menurut Aisya, adiknya saat ini sedang menjalani perawatan intensif di dokter. Rumah Sakit Daerah Salamat Matrit.
Kondisi adik perempuannya Olga Deta Trisnavati (15) mengalami luka serius di kepala dan leher. Aysia mengatakan, kondisi adiknya masih memerlukan perawatan di rumah sakit karena masih merasa sakit.
Sementara itu, Ketua RT Desa Leuwileutak, Juju (65), menjelaskan, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga usai dilakukan visum pada Sabtu dini hari. Tak lama kemudian, korban langsung dimakamkan di kuburan tak jauh dari rumah korban.
Read More : Tangisan Keluarga Pecah di Pemakaman Balita Korban Banjir Tebet
Tadi malam sekitar pukul 02.00 polisi menyerahkannya dan malam itu juga jenazahnya dimakamkan. Benar pelakunya adalah keponakan korban, kata Jojo.
Pelaku pembunuhan bernama Oteng dan berdomisili di Desa Kobang Pari, Kecamatan Bangunsari. Pemarican, Kabupaten Chiamis. Pelaku kini buron dan dikejar polisi. Pihak keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan mendapat hukuman setimpal.