Jombang, Beritasatu.com – Lilik Satyorini (43), ibu rumah tangga asal Dusun Mojolegi, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Pasalnya, ia membayar umroh senilai Rp 31,5 juta menggunakan koin Lilik.

Read More : Geng Motor Penusuk Pemuda di Soreang Ditembak Polisi 4 Jam Setelah Kejadian

“Saya sudah lama ingin pergi ke Tanah Suci. Saya menabung sisa uang pembelian selama empat tahun. Alhamdulillah saya menabung lebih dari Rp 31,5 juta dan membiayai perjalanan ini,” kata Lilik Satyorini. Jurnalis, Kamis (3/10/2024).

Lilik mengaku selama empat tahun dari Rp 500 hingga Rp.

โ€œKalau punya uang tambahan, kadang suka pasang Rp 5.000, Rp 10.000,โ€ ujarnya.

Keinginan menunaikan ibadah umroh akhirnya Lilik dengan sabar mengumpulkan uang receh. Tak disangka, ternyata uang yang dihemat bisa digunakan untuk membayar umrah.

“Saya nabung dan dapat lebih dari satu. Empat tahun cukup untuk umrah. Bahkan (tabung) itu pun sepertinya tidak seberapa.”

Read More : Sambut HUT RI, Personel TNI Polri di Lampung Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 75 Meter

Sementara itu, Aslam Barkah Abadi (Asabi), pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Jombang Buya Fabri, mengapresiasi inisiatif Lilik Setori dalam menyimpan koin untuk pendaftaran umrah.

Pihak terkait tidak keberatan jika pendaftaran menggunakan koin tersebut. Ada 15 karyawan yang membantu menghitung koin.

โ€œIni luar biasa bagi kami, karena ada 31,5 juta jemaah yang terdaftar umrah dengan uang logam. Saya berharap apa yang dilakukan gereja ini bisa menjadi contoh bagi warga Indonesia, sehingga tidak mungkin menunaikan umrah.โ€ katanya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *