Jakarta, Beritasatu.com – Ignatius Kardinal Suharyo, Uskup Agung Jakarta, meminta lembaga pendidikan Strada tidak hanya menciptakan pendidikan, tetapi juga manusia yang bertakwa.

Read More : Ini Dasar Hukum Gadai dalam Islam

Pada Hari Syukuran, saat perayaan 100 tahun komunitas Strada di Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga atau Jakarta Pusat, dalam khotbahnya, beliau berpesan agar lembaga pendidikan ini mampu menjadi “mata orang-orang saleh” yang melihat segala sesuatu sebagai peristiwa Tuhan. sumber iman.

“Tujuan komunitas Strada bukan hanya untuk melahirkan masyarakat yang terpelajar, tapi juga untuk berkeadilan,” kata Suharyo.

Tema Thanksgiving kali ini adalah “Sekolah Kontemporer, Berbasis Budaya dan Menghidupi Nilai-Nilai Inti Strada untuk Akhir Kehidupan.”

Acara tersebut dihadiri oleh 1.500 orang, termasuk Serikat Yesus Provinsi Indonesia Pastor Benediktus Hari Juliawan, Ketua Komunitas Strada Josephus Ageng Marwata. Kemudian Direktur Asosiasi Strada, Odemus Bey Vitono, SJ, Perwakilan Alumni St Roy Djakarya Pr dan Alumni Strada.

Sentimen dan harapan yang sama juga diungkapkan oleh Pastor Odemus Bey Vitono yang mengatakan, kegembiraan perayaan tersebut tidak hanya disebarkan melalui rangkaian acara, tetapi juga melalui produk aktual, termasuk penjualan buku.

Buku ini terdiri dari dua bagian: “Tugas Guru di Bidang Intelektual, Pandangan Siswa tentang “Pendidikan Bermakna Sebagai Pendahuluan” dan Disertasi dengan topik “Gerakan Guru Menjawab Kebutuhan Zaman”.

“Ketiga buku ini merupakan harta karun komunitas Strada. Saya terkesan dengan anak-anak yang tampil hari ini, mereka semua terlihat antusias dan bersemangat untuk memberikan penampilan terbaiknya. Itulah”.

Selain Hari Syukur, ada pula jalan kaki melewati Katedral Jakarta menuju kantor Strada Pusat di Jalan Gunung Sahari 88, Jakarta Pusat.

Read More : AHY Ajak Kader dan Rakyat Sukseskan Program Prabowo-Gibran

Sebagaimana diketahui, di katedral inilah kemenangan para pendiri komunitas Strada, Pastor Antonius Theodor van Goof, SJ, Pastor Johannes Joseph Hubertus Maria van Rykevorsel, SJ, dirayakan. dan Pastor Josephus Wilhelmus Maria Wubbe, SJ sependapat. Strada Vereniging didirikan pada tanggal 24 Mei 1924, seiring berjalannya waktu, kantor Perkumpulan Strada berpindah ke kantor pusat Strada yang sekarang, sekarang di Jalan Gunung Sahari, 88, Jakarta. Jalur ini dibangun untuk memperingati sejarah komunitas Strada.

Pastor Benedict Hari Juliavan, SJ mengutarakan bahwa semua pihak bergembira dan gembira melihat acara ini berhasil berkat usaha dan kerja sama bersama.

“Butuh kemauan dan tekad semua orang, sehingga perayaan Thanksgiving ini benar-benar sukses,” ujarnya.

Dipercaya bahwa keseluruhan cerita dan keseluruhan cerita merupakan wujud dari perjalanan ziarah panjang yang mengajarkan seseorang ketabahan, ketabahan dan ketekunan.

Dengan sejarah 100 tahun, komunitas Strada berharap dapat menjadi pribadi baru, bersemangat, berguna dan bermakna yang akan selalu ada di komunitas melalui perjalanan panjangnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *