Jakarta, Beritasatu.com – Sengketa paten antara dua perusahaan teknologi, Huawei dan MediaTek diperkirakan akan memanas. Sejak Juli 2024, kedua perusahaan telah berselisih mengenai pelanggaran paten terkait teknologi jaringan seluler seperti 4G, 5G, dan LTE.

Read More : Tidak Hanya Kasus Judi Online, Polda Metro Jaya Juga Periksa Dugaan Korupsi Budi Arie

Berdasarkan laporan Gizmochina, Kamis (3/10/2024), Huawei dan MediaTek sudah saling menggugat, Huawei di pengadilan China dan MediaTek di Pengadilan Tinggi Inggris. Meski rincian proses hukum dan jadwal persidangan belum diungkapkan secara resmi, laporan DigiTimes menyebutkan kemungkinan persidangan dimulai setelah 25 Oktober 2024.

Perselisihan tersebut bermula dari perselisihan perjanjian lisensi paten. Huawei memiliki portofolio Standard Essential Patents (SEPs) yang signifikan dalam teknologi komunikasi nirkabel, yang mencakup sekitar 20% dari seluruh paten 5G di seluruh dunia.

Huawei saat ini membebankan biaya lisensi kepada produsen perangkat akhir, yaitu perusahaan yang merancang, merakit, dan menjual produk jadi. Dari segi ponsel, beberapa contohnya adalah Oppo, Xiaomi dan Samsung.

Namun, gugatan yang diajukan Huawei bertujuan untuk mengubah sistem tersebut dengan mengubah penargetan biaya lisensi ke pemasok komponen seperti MediaTek, dan bukan lagi ke produsen perangkat.

Read More : Menkominfo: Setelah CEO Apple, Bos Microsoft Temui Jokowi Akhir Bulan Ini

Di sisi lain, MediaTek menolak biaya lisensi yang ditetapkan Huawei karena dianggap terlalu tinggi jika dijadikan dasar harga perangkat akhir sehingga menimbulkan perselisihan.

Jika Huawei berhasil dalam strategi ini, hal ini dapat mengubah pola lisensi paten di industri teknologi. Produsen ponsel seperti Apple, Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Vivo mungkin akan melihat pengurangan biaya lisensi karena beban keuangan akan beralih ke perusahaan pemasok chip seperti MediaTek dan Qualcomm. Hal ini berpotensi mendorong produsen perangkat menurunkan harga eceran produknya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *