Amsterdam, Beritasatu.com – Penggemar Taylor Swift atau yang dikenal dengan Swifties telah diperingatkan untuk tidak berkemah semalaman di Amsterdam untuk mendapatkan tempat terbaik untuk menyaksikan konser penyanyi pop Amerika itu.
Read More : 17.500 Taksi Blue Bird Bakal Bisa Transaksi Gunakan QRIS BNI
Taylor Swift menjual habis 3 konsernya di ibu kota Belanda pada 4, 5, dan 6 Juli 2024. Pertunjukan ini merupakan bagian dari tur dunianya, yang memecahkan rekor tur terbesar dalam sejarah.
“Berkemah atau bermalam di tempat umum di sekitar Johan Cruyff Arena dilarang,” kata dewan kota Amsterdam.
Dia menjelaskan, jika keluarga Swift berani memasuki kamp lagi, polisi akan diperingatkan dan didenda.
Para pejabat Amsterdam juga telah memperingatkan terhadap apa yang disebut “Taylor-getting,” di mana Swift yang tidak memiliki tiket dapat mendengarkan musik di luar stadion dan meminta gelang konser.
โAnda datang ke teater hanya untuk melihat pertunjukan,โ kata Anggota Dewan Kota Mick Werkendam.
โAtap Johan Cruyff Arena akan ditutup, jadi Anda tidak akan mendengar atau melihat apa pun tentang Taylor Swift atau penampilannya,โ tambah Werkendam.
Read More : Zulhas Pastikan Harga Cabai Segera Turun setelah Libur Lebaran
Saat pertama kali tampil di Eropa, yakni di Paris, banyak Swift yang berkemah dua hari sebelumnya agar bisa sedekat mungkin dengan idolanya.
Konser musik Taylor Swift Eras Tour akan diadakan di Amerika Utara dan Selatan serta Asia mulai awal Maret 2023.
Pada akhir tahun ini, pertunjukan ini menjadi pertunjukan pertama yang mencapai penjualan tiket senilai $1 miliar, dan diperkirakan akan meningkat dua kali lipat sebelum ditutup di Vancouver pada bulan Desember ini.
Popularitas Taylor Swift tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Album barunya terjual 1,4 juta kopi pada hari pertama, memecahkan semua rekor streaming yang ada, dengan satu miliar streaming di Spotify dalam lima hari.