Jakarta, Beritasatu.com – Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami terutama oleh mereka yang memiliki pola makan tidak seimbang.
Read More : Waspada Dompet, Ini 10 Negara dan Tempat Wisata Paling Rawan Copet di Eropa
Penyakit ini berkembang ketika kadar asam urat dalam darah meningkat, yang kemudian menumpuk di persendian sehingga menimbulkan nyeri, bengkak, dan peradangan.
Salah satu penyebab utama peningkatan kadar asam urat adalah mengonsumsi makanan yang tinggi purin, senyawa yang dipecah tubuh menjadi asam urat.
Makanan kaya purin merupakan faktor penting dalam meningkatkan kadar asam urat, namun penting juga untuk mempertimbangkan gaya hidup Anda secara keseluruhan.
Pola makan tinggi serat, rendah purin, dan asupan cairan yang cukup dapat membantu mengurangi risiko serangan asam urat.
Selain itu, olahraga teratur dan menjaga berat badan ideal juga penting dalam pengobatan penyakit ini. Hindari konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan dan gantikan dengan pilihan yang lebih sehat seperti buah-buahan segar, biji-bijian, dan sayuran rendah purin untuk menjaga keseimbangan asam urat.
Makanan apa yang menyebabkan asam urat? Simak berikut ini seperti dikutip WebMD, Rabu (25/9/2024).
1. Daging merah Daging merah memiliki kandungan purin yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar asam urat. Hindari makanan seperti daging sapi, domba, babi, dan daging asap.
2. Bagian hewan seperti hati, ginjal dan otak mengandung konsentrasi purin paling tinggi, bagian hewan lainnya sangat berbahaya bagi penderita asam urat.
3. Banyak makanan laut yang tinggi purin yang dapat meningkatkan asam urat, misalnya ikan teri, sarden, kerang, trout, dan tuna.
4. Alkohol Purin dalam alkohol, terutama bir, dapat memperlambat ekskresi asam urat dari tubuh. Anda juga harus berhati-hati saat mengonsumsi minuman beralkohol lainnya karena dapat memperburuk gejala asam urat.
5. Minuman manis Kadarnya bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi minuman manis seperti soda dan jus, yang juga meningkatkan risiko serangan asam urat. Minuman ini juga dapat mengganggu metabolisme tubuh dalam mengolah urin.
6. Makanan yang mengandung fruktosa mengandung sirup jagung fruktosa tinggi yang dapat meningkatkan produksi asam urat sehingga sebaiknya dihindari.
Read More : Rizky Nazar Bantah Hubungan Pertemanan dengan El Rumi Retak karena Syifa Hadju
7. Makanan Cepat Saji Makanan cepat saji atau makanan olahan mengandung banyak lemak dan gula tidak sehat, sehingga dapat memperburuk gejala asam urat dan kesehatan secara umum.
8. Karbohidrat olahan Roti dan kue dapat menyebabkan peradangan, yang pada akhirnya dapat memperburuk gejala asam urat pada beberapa orang.
9. Bayam, Kembang Kol, dan Asparagus Meski tinggi nutrisi, serat, dan vitamin, namun sayuran ini tinggi purin. Sayuran ini bisa menyerang sebagian orang yang menderita asam urat, meski purinnya tidak setinggi daging atau makanan laut.
10. Makanan yang digoreng Makanan yang digoreng dapat menyebabkan penambahan berat badan dan masalah kesehatan lainnya yang dapat memperburuk kondisi asam urat.
Makanan-makanan tersebut di atas banyak dijumpai dalam menu makanan sehari-hari. Membatasi konsumsi merupakan salah satu cara menghindari kadar asam urat dalam tubuh.
Namun, beberapa makanan dan minuman dapat membantu mengurangi penumpukan asam urat dalam tubuh, seperti berikut ini.
– Susu skim Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa minum susu skim membantu menurunkan kadar asam urat. Susu bebas lemak mempercepat ekskresi asam urat melalui urin dan juga mengurangi reaksi peradangan tubuh terhadap kristal asam urat di persendian.
– Ceri Para peneliti saat ini sedang melakukan penelitian mengenai manfaat buah ceri dan jus ceri dalam pengobatan gejala asam urat, dan hasil awalnya cukup menjanjikan. Ceri diketahui memiliki sifat anti inflamasi dan membantu menurunkan jumlah asam urat dalam tubuh.
– Kopi Anda mungkin pernah mendengar bahwa kopi bersifat asam, namun kopi memiliki kandungan asam yang berbeda dengan asam urat. Kopi memperlambat konversi purin menjadi asam urat dan mempercepat laju ekskresi.
– Air Karena ginjal menggunakan air untuk membuang asam urat, orang yang minum lima hingga delapan gelas air setiap hari akan lebih sedikit menderita gejala asam urat. Hal ini juga masuk akal karena air baik untuk ginjal. Salah satu penyebab asam urat adalah gangguan fungsi ginjal.