Samarinda, Beritasatu.com – Seorang pria berusia 38 tahun yang hilang tiga pekan lalu ditemukan tewas membusuk di atas batang batu bara di perairan Sungai Mahakam di kota Samarinda, Kalimantan Timur. Proses evakuasi korban berlangsung dramatis karena pintu masuk ke tempat ditemukannya korban hanya diperuntukkan bagi satu orang.
Read More : Polisi Jadi Korban Begal di Bekasi, 2 Pelaku Ditangkap
Jenazah pria diduga berinisial S, berusia 38 tahun, ditemukan dalam keadaan membusuk di dalam bagasi yang terparkir di tepian Sungai Mahakam, tepat di kawasan Jalan Salak, Kecamatan Palaran. Kota Samarinda, Sabtu (24/12/2025) malam.
Puluhan anggota polisi dari tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Balikpapan, Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Pemadam Kebakaran Kabupaten Kutai Kartanegara dan polisi yang berada di lokasi kejadian langsung berusaha mengevakuasi jenazah korban.
Tim SAR gabungan juga kesulitan mengevakuasi jenazah korban karena akses menuju palka kapal sangat terbatas dan hanya bisa dimasuki oleh orang berbadan kecil.
Oleh karena itu, proses evakuasi berlangsung dramatis dan membutuhkan waktu lebih dari 2 jam untuk mengeluarkan jenazah korban dari palka kapal.
Koordinator Pos Siaga SAR Samarinda Riqi Effendi mengatakan, proses evakuasi korban dinilai cukup sulit karena akses menuju korban yang berada di palka kapal cukup sempit dan hanya bisa menampung satu orang.
Faktanya, ada masalah akses ke korban, hanya satu orang yang bisa mengaksesnya, kata Ricky kepada Beritasatu.com dalam pertemuan di markas SAR di Samarinda, Minggu (1/5/2024).
Read More : Identitas Pilot Helikopter Black Hawk yang Tabrak Pesawat PSA Air Akhirnya Diumumkan
Untuk itu, tim SAR gabungan terpaksa menerapkan teknik penyelamatan vertikal, sehingga jenazah korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari kapal.
Data awal, terduga korban berinisial S, 38 tahun, dilaporkan hilang sejak Selasa (17/12/2024).
Jenazah pria yang hilang saat akhirnya ditemukan berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RS Abdul Wahab Syahrani Samarinda untuk diautopsi. Penyebab kematian korban masih diselidiki polisi setempat.