MAKASAR, BERITASATU.COM – Banyak orang asing dipukuli ketika dia mengunjungi rekan -rekannya untuk meminjam uang kepada seorang pemuda di kota Macsar di Sulawesi Selatan. Korban ditahan di tahanan dan dibawa ke rumah kosong dan kemudian sebagai balasannya.

Read More : Inovasi Digitalisasi Pertamina Raih Penghargaan di FORDIGI SUMMIT 2024

Korban bernama Edwin (19), yang bersama ayah dan saudara perempuannya bersamanya, dengan siapa mereka mengunjungi kantor Makasar Polarestabase untuk melaporkan peristiwa yang mereka alami.

Edwin, orang yang menderita memar, mengatakan kepada pelecehan dengannya pada hari Rabu (6/11/2024). Dia berkata, “Saya dikalahkan oleh enam orang,” katanya pada hari Sabtu (9/11/2024).

Ketika korban meminjam, aksi orang asing mulai meminjam uang dari rekannya.

“Aku tidak menjawab obrolan, dia memanggilku untuk memberitahuku bahwa aku harus datang karena aku meminta bantuan. Lalu aku berkata menunggu untuk pergi ke sana.”

Korban kemudian pergi ke rumah tamu di Jalan Londk Baru, distrik Rapposini, kota Massar di situs rekannya.

Read More : 80 Rumah di Desa Bedono Demak Rusak Dihantam Gelombang, Agus Salim Harap Uluran Tangan

Namun, setelah tiba di lokasi kontrak, sekitar enam orang datang kepadanya dan kemudian membawanya ke rumah kosong. Di sana, tindakan diambil terhadap korban. Para korban kehilangan rokok listrik juga diambil oleh para penjahat.

“Aku disimpan di rumah kosong sampai tidak ada yang menungguku.”

Tujuan pasti penindasan belum diketahui. “Tujuannya masih diselidiki karena korban belum tahu siapa pelaku, kasusnya masih diselidiki oleh tim peneliti Makasar Polarestabase,” Makasar Polarestabase ditambahkan oleh hubungan masyarakat AKP Wahiduddin. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *