Jakarta, Beritasatu.com – Juara dunia kelas berat IBF, Daniel Dubois, meraih kemenangan besar dengan empat kali mengalahkan Anthony Joshua dalam pertarungannya di Stadion Wembley, London, Sabtu (21/9/2024) di kompetisi tersebut. malam waktu setempat atau Minggu (22/9/2024) pagi WIB. Kemenangan ini mengukuhkan status Dubois sebagai salah satu petinju paling berbahaya di divisi kelas berat.

Read More : Christine-Cindy, Duet Ibu Anak Ganda Putri Tenis Meja pada PON XXI

Kemenangan Dubois datang langsung dari Tyson Fury dan Oleksandr Usyk, dua raja tinju kelas berat yang akan kembali bertarung Desember mendatang di Arab Saudi. Kemenangan Dubois sekaligus mengakhiri peluang Joshua untuk kembali ke divisi kelas berat. Joshua kini memiliki rekor 28 kemenangan (25 KO) dan empat kekalahan (dua KO).

Sejak awal pertarungan, Dubois tampil mendominasi. Serangan dan tangan kanan Dubois sejak ronde pertama berhasil mengguncang kandang Joshua. Dubois terus menyerang, dan mampu menjatuhkan mantan juara kelas berat itu dengan hook kanan.

Bahkan ketika dia bangkit dan terus bertarung, Joshua tampak menderita. Peraih medali emas Olimpiade London 2012 itu kelelahan dan terduduk di tali di babak selanjutnya.

Serangan Dubois terus mendominasi Joshua hingga Joshua kembali tumbang di ronde kedua dan ketiga. Jab Dubois mampu membobol kandang Joshua.

Di ronde kelima, Dubois berhasil memanfaatkan kemenangan tersebut. Joshua yang berusaha bangkit dengan melontarkan tiga pukulan kanan yang mengenai Dubois, harus mendapat tendangan di kepala dan sang desainer. Joshua tak mampu berhenti dalam 10 charge sehingga Dubois dinyatakan sebagai pemenang dengan KO, terutama pada detik ke-59 ronde kelima.

Usai pertandingan, Dubois yang kini memiliki rekor 22 kemenangan (21 lewat adu penalti) dan dua kali kalah (baik lewat adu penalti maupun satu gol), mengaku bangga atas kemenangannya. Ia menegaskan, kemenangan mereka atas Joshua menjadi awal perjalanannya mendominasi kelas kelas berat.

Read More : Ini Pendapat STY Soal Performa Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi dan Australia

“Saya tahu malam ini adalah milik saya. Banyak orang meragukan saya, tapi saya senang membuktikan bahwa mereka salah. Ini adalah awal dari perjalanan yang hebat,” kata Dubois saat wawancara di ring.

Dengan kemenangan tersebut, Dubois mampu mempertahankan gelar juara dunia kelas berat untuk pertama kalinya. Petinju asal Inggris itu pun berharap bisa bertanding ulang dengan Usyk yang sebelumnya mengalahkan Dubois di Polandia pada 26 Agustus 2023.

Saya sang juara, saya siap mempertahankan gelar ini dan melanjutkan perkembangan hebat ini, kata Dubois.

“Mereka (Fury dan Usyk) jadi sasarannya. Saya ingin bertemu lagi (dengan Usyk) dan memperbaiki kesalahan saya. Saya harus kembali dan mencapai kebenaran saya,” ujarnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *