Jagar, Beritaatu.com–Lembaga Penelitian Indonesia (LSI) menilai kegiatan presiden, termasuk badan ekonomi, sosial, politik dan hukum dan hukum 2014, di bawah 2024. Hasil penelitian Presiden Jokooi telah memperkaya laporan biru di bidang kebebasan ekonomi.

Read More : Megawati Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan dan Sampaikan Salam dari Bangsa Indonesia

Studi LISIS mengatakan periode kepemimpinan berhasil dalam ruang sosial dan sosial dari enam indeks, tetapi gagal di bidang hukum dan demokrasi. Selama kantornya, Jocowi menunjukkan tiga makalah laporan biru dan tiga makalah laporan netral indeks lainnya.

Menurut peneliti, peneliti, Ardian SOPA, Jokowi, dalam tiga cara, indeks kebebasan ekonomi dan indeks pembangunan sosial. 

“Kami sekarang sangat penting untuk kedaluwarsa dan pelajaran untuk presiden berikutnya dan orang Indonesia,” kata Ardian (24/09/2024).

Namun, Jokoo menerima kartu pelaporan merah di bidang demokrasi, naik 6,95 hingga 6,53 poin pada tahun 2014. Klasifikasi demokrasi demokrasi Indonesia menurun dari 49 menjadi 56 selama periode ini.

Read More : DPO Kasus Laboratorium Narkoba di Bali Ditangkap Bareskrim Polri di Thailand

Tiga reporter netral yang diterima dari Jokowi, Indeks Korupsi, Indeks Persaingan Khusus, dan Rektor Sipil dan Indeks Kebahagiaan Kota.

Jai Denni Ja Indeks, lembaga, dan lembaga lembaga PBB dan lembaga PBB dan lembaga PBB dan lembaga PBB dan lembaga PBB dan lembaga PBB PBB dan lembaga -lembaga PBB dan lembaga -lembaga PBB dan lembaga -lembaga PBB telah memastikan bahwa indeks informasi dan institusi didasarkan pada indeks dan institusi PBB telah memastikan bahwa indeks informasi dan lembaga didasarkan pada indeks. dan indikator.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *