Jakarta, Beritasatu.com – Pelatih Borussia Dortmund Edin Terzic mengaku bukan favorit meski timnya berhasil lolos ke final Liga Champions usai menyingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) dini hari, Rabu (08/05/2024).

Read More : Skema Baru Penyaluran BBM Subsidi Akan Diterapkan Awal 2025

Nama lain Dortmund, BVB, mengalahkan PSG 1-0 di laga ulang semifinal dan melaju ke final. Tim besutan Edin Terzić memenangi leg pertama 1-0 di Allianz Stadium sebelum menang agregat 2-0. Mats Hummels mencetak gol kemenangan Dortmund melawan PSG di kandang sendiri.

Terzić mengakui timnya bukan favorit ke final. Pada laga final yang akan dimainkan di Stadion Wembley pada 1 Juni 2024, Dortmund akan menghadapi pemenang semifinal kedua antara Bayern Munich dan Real Madrid.

“Saya tahu kami tidak akan menjadi favorit. Tim mana pun yang kami hadapi, itu akan sangat sulit. Namun ini hanya sebuah pertandingan dan segalanya mungkin terjadi. Kami telah membuktikannya,” kata Terzić kepada UEFA.

Pelatih berusia 41 tahun itu mengaku PSG tampil penuh semangat pada laga kali ini. Menurutnya, sangat wajar jika tim asuhan Luis Enrique memiliki kepercayaan diri yang tinggi pada laga yang akan dimainkan di Stadion Park of the Princes tersebut. Jika kami memainkan pertandingan ini 10 kali lagi, kami mungkin tidak akan memenangkannya, kata Terzić.

Ia mengatakan Dortmund sangat senang PSG menang di kandang sendiri. Ia pun berharap bisa sukses di Liga Jerman setelah merebut gelar juara dari Bayer Leverkusen musim ini.

“Kami berharap bisa meraih lebih banyak kesuksesan di Bundesliga. Ini memberi kami lebih banyak alasan untuk merayakan kemenangan malam ini,” jelasnya sekali lagi.

Terzić mengaku sebelumnya sulit membayangkan timnya bisa melaju sejauh ini di Liga Champions.

Read More : Hasil Atletico vs Sevilla: Simeone Puji Griezmann yang Cetak 2 Gol

“Ini hampir tidak nyata. Terlepas dari segalanya, saya pikir kami pantas mencapai final. Kami menghadapi tim yang sangat berkualitas. Ini berkat kerja tim, dengan sedikit keberuntungan. “Saya bangga dengan tim saya, staf saya dan seluruh klub,” tambah Terzić.

Ia pun memuji kinerja pasukannya yang berhasil mengamankan kemenangan agregat 2-0 melawan klub elite Prancis tersebut. “Itu adalah permainan tim yang hebat. Jika Anda tidak memilikinya, Anda tidak memiliki peluang untuk menjaga gawang tetap bersih. Itu tidak mungkin. Di babak kedua, yang terpenting adalah menyelamatkan gawang. Lakukan yang terbaik untuk memblok umpan silang dan tembakan,” katanya lagi.

Terzic mengakui timnya banyak kesulitan saat melawan PSG, namun para pemainnya menunjukkan performa tandang yang baik melawan tim tandang yang sangat kuat di setiap segmen.

“Kami kalah dua kali, kami memenangkan kedua pertandingan di semifinal. Terzić mengatakan itu sungguh luar biasa.

Terzić berkata, “Jika saya harus memilih satu kata, itu akan menjadi kebanggaan. Ini adalah momen kebanggaan besar bagi kami. Saya sangat bangga dengan skuad saya, tim saya dan klub saya. Mimpi belum berakhir.” kata Terzić.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *