Bandung, Beritasatu.com – Tim voli putra Kepolisian Daerah Jawa Barat (Jabar) bersiap mengakui keunggulan Polda Jawa Timur (Jatim) pada laga final Piala Caporri Zona 4 2024.
Read More : Sebelum Meninggal, Ayah Irish Bella Beri Pesan untuk Haldy Sabri
Laga yang digelar di Stadion Gor Padjajaran Bandung itu berakhir 0-3 untuk keunggulan Polda Jatim. Skornya imbang: 18-25, 17-25, dan 13-25.
Set pertama menampilkan permainan sengit dari kedua tim yang merupakan pemain nasional populer. Serangan Polda Jatim yang dimotori Rivan Nurmaliki dan Doni Haryono dengan gebrakan kuatnya sulit dihentikan pemain Jabar.
Sedangkan serangan tim tuan rumah didasari oleh serangan M. Fikri, Nibras, Čep Indra dan pemain baru Luvi Febriani.
Meski set pertama berlangsung menegangkan, namun Polda Jatim berhasil menguasai permainan. Banyak kesalahan yang dilakukan tentara dan tak mampu menghalau serangan Polda Jatim. Set pertama berakhir 18-25, membuat Polda Jatim unggul 1-0 pada Sabtu (24/08/2024).
Permainan tetap agresif di set kedua dengan kedua kubu menampilkan permainan menyerang. Polda Jabar mencoba memperbaiki permainan dengan memperkenalkan Yohanes Dedi sebagai pemain baru Luwi. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil banyak. Polda Jatim kembali mendominasi set kedua, meski Polda Jabar berusaha memberikan perlawanan.
Read More : Jadwal Pertandingan Ulang Lawan Udinese Tak Menguntungkan AS Roma
Kesalahan dan penyerangan yang diramalkan Rivan dan kawan-kawan membuat babak kedua pun berhasil dimenangkan oleh Polda Jatim dengan skor tujuh puluh, 17-25.
Pada set ketiga, Polda Jatim menunjukkan serangan berbeda, tidak hanya mengandalkan Rivan dan Doni, tapi juga menggunakan Tedi Oka di lini tengah. Polda Jatim mendominasi dan meraih poin dengan mudah, sedangkan pemain Polda Jabar kehilangan konsentrasi. Laga kuarter ketiga berakhir dengan skor 13-25 sehingga membawa Polda Jatim meraih kemenangan 0-3.
Dengan hasil tersebut, Polda Jatim menempati posisi pertama Grup Zona 4 Piala Caporri 2024 baik kategori putra maupun putri. Polda Jabar menduduki peringkat kedua kategori putra dan putri. Kedua tim berhak melaju ke babak berikutnya. Pusat Politik Daerah Jawa Tengah di peringkat ketiga, dan Pusat Politik Daerah Istimewa Yogyakarta di peringkat terbawah.