Jakarta, Beritasatu.com – Kemenangan 2-1 tamu Rossoneri dalam pertandingan Como vs AC Milan berlanjut di Liga Italia dan harus ditebus pada Rabu pagi (1/15/2025) pagi dari cedera Christian Pulisic WB.
Read More : 5 Model Mobil Listrik Hyundai Akan Mendapatkan Insentif Pajak AS
Cedera itu menjadi serangan lain untuk pemain berusia 26 tahun itu, yang baru saja pulih dari cedera otot di kaki kanannya.
Peristiwa itu terjadi pada akhir babak pertama ketika Pulisic terlihat memegang kaki kirinya dan menunjuk ke daerah pahanya setelah berbenturan dengan bek Cuomo (Marc-Oliver Kempf).
Meskipun ia telah menerima perawatan dari tim medis Milan, ia akhirnya harus meninggalkan lapangan sesegera mungkin. Pulisic mampu berjalan sendirian, tetapi situasi ini menarik perhatian, terutama sebelum pertandingan akhir pekan yang besar melawan Juventus.
“Kami harus meningkatkan kebugaran para pemain,” kata pelatih AC Milan Sergio Conceicao dalam sebuah wawancara dengan ESPN setelah Como vs AC Milan.
“Gaya bermain saya membutuhkan intensitas tinggi dan masih ada beberapa aspek yang kurang,” tambah pelatih AC Milan baru Portugal.
Pulisic sebelumnya tidak ada hampir sepanjang Desember 2024 karena cedera betis, tetapi kembalinya ke lapangan sangat mengesankan. Dia mencetak dua pertandingan langsung, termasuk semifinal dan final Piala Super Italia.
Read More : KA Taksaka Tabrak Truk Molen di Pelintasan Sentolo-Rewulu, Sejumlah Perjalanan Kereta Terganggu
Musim ini, ia mencatat 5 gol dan 4 assist di Serie A, menjadikannya salah satu pemain kunci Milan.
Meskipun kehilangan Pulisic, Milan berhasil menang berkat gol dari Theo Hernandez dan Rafael Leao di babak kedua. Hasil Partai Como vs AC Milan tetap di puncak posisi Serie A Rossoneri. Namun, mengingat bahwa kontribusi pemain dalam beberapa pertandingan terakhir adalah penting, pertandingan melawan Juventus melawan Juventus bisa menjadi tantangan besar.
Saat ini, Pulisic sedang menunggu hasil tes medis lebih lanjut untuk menentukan keparahan cedera. Penilaian Cuomo dengan Partai AC Milan akan menentukan apakah ia dapat memainkan permainan penting dengan Juventus, yang memiliki potensi untuk menentukan arah kompetisi liga musim ini.