BERITASATU.COM BOGOR – Pada hari terakhir liburan panjang, arus lalu lintas di daerah puncak di Bogor Regency turun tajam pada hari Minggu (4/20/2025). Ini dipantau dengan lancar di sepanjang rute ke puncak aliran kendaraan.
Read More : Ojk Usul Free Float Saham Jadi 30%, Respons Bursa Panas
Direktur Administrasi dan Administrasi (Kaurmintu) dari IPDA Nanang Sirojudin, Unit Crishion Polisi Bogor, berfokus pada aliran balik pada sore hari mengingat aliran pariwisata pada hari Minggu pagi.
Seperti yang dipantau di sepanjang jalur puncak, itu terlihat di sepanjang jalan yang berhasil dilakukan. Minggu pagi terlihat halus di daerah Sipayong Lanjakan, di mana kemacetan lalu lintas biasanya panjang sampai Anda mencapai wilayah Megamendun Singpan.
Kendaraan dapat pergi dengan kecepatan rata-rata 30-40 km/jam. Saya di Simpang Megamendung, di mana biasanya dikemas, tetapi terlihat halus pada hari Minggu pagi ini juga.
Kondisi serupa juga terjadi di persimpangan penutup pasir dan mankan pasir. Jika biasanya tampak macet, hari ini berjalan lancar.
Nanan mengungkapkan bahwa bahkan jika itu halus, polisi terus berurusan dengan kebijakan saat ini seperti liburan reguler. Pagi ini hanya memberlakukan kebijakan yang lebih aneh.
“Kebijakannya tetap sama, bahkan di pagi hari yang aneh, tetapi tidak ada lebih dari satu jalan karena lancar,” katanya, terkait dengan arus lalu lintas Pankak.
Read More : Ini Syarat Mencairkan Tapera yang Wajib Diketahui Peserta
Polisi akan berkonsentrasi setelah tengah hari untuk memecah refluks. “Jika kita memperhatikan tren yang berlawanan dari kemarin, jumlahnya masih meningkat. Itu berarti bahwa banyak orang belum datang ke Jakarta. Sore ini dimungkinkan,” lanjutnya.
Namun demikian, Nanan tidak yakin apakah waktu untuk sistem satu arah ke Jakarta adalah waktu, karena masih disesuaikan dengan kondisi tanah.
Pada hari terakhir liburan panjang, arus lalu lintas di puncak Bogor dipantau dengan lancar.