JAKARTA, Beritasatu.com – Mabes Polri akan menggelar sidang etik dalam Jakarta Warehouse Project (DWP) tahun 2024 terkait pencurian WNA Malaysia yang menjalani tes urine polisi.
Read More : Reza Artamevia: Thariq Halilintar Penggagas Ide Foto Adjie Massaid Ditempatkan di Bangku Khusus
โHari ini Jumat (3/1/2024) akan dilakukan dua kali tes,โ kata anggota Kompolnas Muhammed Chorul Anam usai dikonfirmasi, Jumat (3/1/2024).
Sang ibu mengungkapkan, petugas polisi yang diuji moral dalam kasus tersebut adalah Iptu Sehtama Manik dan Brigadir Fahrudun Rizki Sucipto. Keduanya merupakan anggota Satuan Anti Narkoba Polda Metro Jaina.
Audiensi DWP 2024 untuk Tes Etika Polisi Perampokan WNA Malaysia โDengan dua tersangka pelaku, SM dan FRS,โ ujarnya.
Sang ibu mengatakan, hingga saat ini sudah ada empat petugas polisi yang dipecat karena melakukan pelanggaran atau PTDH. Hal ini terjadi setelah pihak PTDH membenarkan adanya inisial S oleh polisi pada Jumat (3/1/2024) pagi.
Read More : Ibu Kim Sae-ron Minta Gaseyeon Batalkan Sebarkan Foto Kim Soo-hyun
Sementara itu, Kompol Donald Parlangan Simanjantak, AKBP Malvino Edward Justisia, AKP Udi Trianta Syaful dan S.
Baru-baru ini, Mabes Polri melakukan uji etik terhadap oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan terhadap WNA Malaysia dengan dalih tes urine di Festival Musik DWP 2024.