Surabaya, Beritasatu.com – Menteri Eksekutif Infrastruktur dan Pembangunan Daerah Agus Harimurthy Yudhoyono (AHY) mendapat penghargaan sebagai kandidat terbaik program Sumber Daya Manusia (SDM) Sekolah Pascasarjana Universitas Erlanga (Unir) Surabaya. Dalam rangka memperingati Hari Ibu, AHY mendedikasikan prestasi akademiknya untuk mendiang ibunya, Annie Yudovano.

Read More : 4 Kader Gerindra Potensial Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Siapa Saja?

AHY menghadiri acara wisuda bersama ribuan wisudawan di Aner, Surabaya pada Minggu (22/12/2024). Bersama keluarga, pimpinan Partai Demokrat ini menerima penghargaan sebagai wisudawan terbaik dengan predikat “Perubahan Kepemimpinan dan Orkestrasi Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dalam sambutannya, AHY menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada keluarga, khususnya mendiang ibundanya, Annie Yudhivino, yang telah menjadi inspirasi dan motivasinya dalam perjalanan pendidikannya.

“Saya berharap ilmu yang saya peroleh disini dapat membantu saya untuk turut serta membangun infrastruktur yang berkelanjutan. Dengan demikian, ilmu yang saya peroleh dari Unior akan memberikan dampak positif bagi pembangunan Indonesia.” kata AHY usai wisuda. Gelar Sarjana SDM

Gelar sarjana AHY tidak hanya sekedar sertifikat prestasi akademik, tetapi juga tanggung jawab penting untuk mengaplikasikan ilmu di dunia nyata. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan transformasional dan pengelolaan sumber daya manusia sebagai landasan visi Indonesia Emas 2045.

Gelar ini bukan sekedar prestasi pribadi, tapi juga rangka berperan penting bagi negara, kata AHY.

Read More : KPK Dikabarkan Tangkap Tersangka Perkara Dugaan Suap di Maluku Utara

Dalam kesempatan Hari Ibu, AHY menyerahkan penghargaannya kepada mendiang Annie Yudovano. Ini merupakan penghormatan besar kepada seseorang yang dengan antusias berperan besar dalam membentuk citra AHY.

Gelar doktor AHY di universitas tersebut menegaskan komitmennya terhadap pembelajaran berkelanjutan dan kontribusinya sebagai pemimpin politik dan akademik dalam pembangunan berkelanjutan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *