Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan situasi perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2024. Salah satu faktor yang dibahas adalah harga komoditas yang disebut-sebut stabil namun rendah dibandingkan tahun 2022.

Read More : Tak Melulu Bangunan dan Tanah, Wakaf Juga Bisa Dilakukan dalam Bentuk Saham hingga Deposito

“Kalau dilihat dari tahun ini sampai saat ini banyak komoditas yang mulai naik, seperti batu bara, brent, dan gas,” kata Sri dalam konferensi pers online, Kamis (27/06/2024).

Rincian lainnya, Sri mengatakan harga minyak Brent naik 11,7 persen atau tertinggi dalam 86 tahun hingga saat ini. Dibandingkan dengan situasi Brent tahun 2022 yaitu 120, situasi Brent saat ini sungguh rendah.

Namun posisi Brent pada Mei lebih tinggi 11,57 poin dibandingkan Januari sebelumnya. Selain situasi Brent, Sri juga menjelaskan situasi komoditas Indonesia lainnya.

Dibandingkan tahun 2022, gas alam mencapai $5 per juta British thermal unit (mmbtu), dan kini levelnya menjadi 2,8 per mmbtu.

“Turunnya banyak, tapi Januari-Mei ada kenaikan 6%. Lalu batu bara masih menghadapi tekanan harga di 2022. Jelas lebih rendah dari dulu 400, sekarang 120. Tahun. Sejauh ini, masih menunggu pengampunan sekitar 9,2%,” tambah Sri Mulyani.

Pada saat yang sama, Sri Mulyani juga memberikan informasi mengenai perkembangan pangan dan produk pertanian. Secara tahunan, harga minyak sawit (CPO) naik 4,3% dan harga beras naik 7%, namun harga gandum dan kedelai turun 9,5%.

Read More : Harapan Damai AS-China Dongkrak Bursa Saham Eropa

“CPO fixed dari tahun 2022 yang mencapai 1.500 per ton kini menjadi 837,4 per ton sehingga ada sedikit peningkatan sebesar 4,3% year to date. Untuk gandum sejauh ini masih ada penurunan sebesar 11,7,” ujarnya Sri.

Ia mengatakan gandum dari banyak negara baik untuk menurunkan inflasi dari sudut pandang pangan.

“Karena tahun 2022 harga gandum mencapai 1.100 per gantang, sekarang menjadi 554 per gantang. Ini akan membuat penurunan yang indah,” pungkas Sri Mulyani.  

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *