Rafah, Beritasatu.com – Kelompok militan Palestina Hamas pada Sabtu (25 Mei 2024) menyatakan telah menangkap seorang tentara Israel di wilayahnya. Tentara itu bersembunyi di Jalur Gaza.

Read More : Peduli Kesejahteraan Masyarakat, Karyawan Pegadaian Sukses Gelar Program Mengetuk Pintu Langit di Sumbagsel

Klaim Hamas langsung ditolak Israel.

Sayap militer Hamas, Brigade Ezzeddine al-Qassam, mengatakan penangkapan itu terjadi saat pasukan Palestina menyerang sebuah kanal di kamp Jabaliya. “Semua anggotanya (tentara Israel) tewas, terluka atau ditangkap,” kata Abu Obeida, juru bicara brigade Ezzeddine al-Qassam.

Hamas juga memutar rekaman seorang tentara yang diseret ke tanah, menggambarkan dia sebagai orang Israel yang ditangkap. Namun, gambar tersebut belum dapat segera dikonfirmasi.

Militer Israel mengeluarkan pernyataan di Telegram yang mengklarifikasi bahwa tidak terjadi insiden yang menyebabkan penculikan tentara tersebut.

Read More : Polisi Jerman Tembak Pria Bawa Beliung yang Ancam Suporter Belanda

Pesawat-pesawat tempur dan artileri Israel membombardir Rafah pada hari Sabtu ketika Israel menolak keputusan pengadilan tinggi PBB untuk menghentikan serangan militernya di kota Gaza selatan.

Sementara itu, komunitas internasional berupaya mengakhiri perang yang dipicu oleh serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada 7 Oktober.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *