Jakarta, Beritasatu.com – Kuil Ekayana Arama, Pusat Buddha Indonesia, yang terletak di Duri Kepa, Konik Jeruk, Xacarta barat, dirayakan Senin (5/12/2025) merayakan Senin (12/12/2025). Acara ini berlangsung dengan sungguh-sungguh dengan bantuan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, sub-pemerintah Iacarta, Rano Karno, lusinan Bikkhui dan Bikkhuni, serta ribuan umat Buddha dari berbagai daerah.
Read More : Menko Yusril Sebut Prabowo Akan Gelar Retret 545 Kepala Daerah setelah Dilantik
Dalam pengamatannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa liburan Vesak adalah momen penting untuk memperkuat kesatuan perbedaan dan memperkuat semangat toleransi di antara orang -orang percaya agama di Indonesia.
“Ini adalah Indonesia, kebanggaan kita semua. Kita dapat menyatukan perbedaan di atas. Perbedaannya adalah belas kasihan dan kekuatan Indonesia, kita berpegang bersama,” kata Nasaruddin.
Dia juga menggarisbawahi pentingnya menerapkan pelajaran Buddhis dalam kehidupan sehari -hari, khususnya dengan mendistribusikan energi positif tidak hanya untuk rekan kerja, tetapi juga untuk semua makhluk hidup.
“Upacara keagamaan seperti ini harus dapat menciptakan orang yang mulia. Tidak ada gunanya mengikuti ritual jika mereka selalu suka menyebarkan energi negatif. Pesan Buddha mengajarkan kita untuk menyebarkan energi positif untuk semua, tidak hanya manusia, tetapi juga pohon, batu, air, dan alam semesta. Semua terhubung satu sama lain,” jelasnya.
Sesuai dengan Menteri Agama, Wakil Pemerintah Iacarta, Rano Karno, juga memberi selamat Hari Vesak di semua Buddha, di Jacarta dan Indonesia. Pada kesempatan ini, ia juga menandatangani sebuah prasasti sebagai bentuk dukungan untuk pemerintah provinsi IARTA untuk kegiatan keagamaan di Ekayana Arama Wihara.
“Kami memberi selamat kepada semua umat Buddha untuk Hari Vesak. Ini adalah sejarah, karena untuk pertama kalinya, wakil pemerintah menandatangani rekaman di kuil ini, sebagai tanda pemerintah provinsi IARTA untuk mendukung kegiatan spiritual dan sosial di tempat ini,” kata Rano.
Perayaan Vesak 2025 bukan hanya peristiwa spiritual, tetapi juga simbol dari nilai kuat toleransi dan keragaman di Indonesia.