Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman berharap Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri bisa duduk bersama Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan presiden ketujuh. Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam klub kepresidenan yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto.
Read More : Negara Bagian India Loloskan Undang-undang Jatuhkan Hukuman Mati Pelaku Pemerkosaan
Ia juga mengatakan, gagasan klub presidensial itu disampaikan kepada Megawati dan PDIP yang ditanggapi positif.
Ide ini sudah disampaikan kepada Ibu Mega, dan kami menghubungi PDIP yang juga menyambut baik. Banyak hal yang telah dilakukan Ibu Mega selama menjabat, dan ini merupakan langkah selanjutnya yang baik, kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (7)/4. . /2024).
Menurutnya, para mantan presiden mempunyai visi yang sama terhadap bangsa dan pemerintahan.
“Kita semua harus berkecil hati, jangan membuat perselisihan, ada pengamat yang meragukan kemungkinan adanya pertemuan antara Bu Mega dengan Pak SBY atau Pak Jokowi. Menurut saya, mari kita tunjukkan semangat persatuan.” ยป kata Habiburokhman.
Read More : Indonesia Negosiasi Tarif Trump, AS: Hasilnya Untungkan Kedua Pihak
Habiburokhman menegaskan, klub kepresidenan bukanlah kepentingan pribadi atau kelompok milik mantan presiden. Ia meyakini pemimpin akan mengutamakan kepentingan bangsa dan pemerintahan.
Ide pembentukan tim presiden adalah untuk kepentingan bangsa dan pemerintah. Para pemimpin tentu akan memprioritaskannya meskipun ada tantangan geopolitik internasional, tambahnya.