Lumayang, Beritasatu.com – Gunung Semeru di Lumayang, East -java pada hari Kamis (27/27/2025) mengalami ledakan lagi pada hari Kamis.

Read More : KONI: Medali PON XXI Aceh-Sumut di Kejuaraan Taekwondo Bisa Ditukar Jika Orang Tua Keberatan

Berdasarkan laporan Bola Vulkanologi dan Bencana Geologi (PVMBG), letusan itu terjadi pada 06.15 WIB dengan ketinggian kenaikan yang diamati sekitar 1 200 meter di atas bagian atas. 

“Ascolom diamati bahwa itu putih dengan intensitas barat daya sedang. Ketika laporan ini dibuat, letusan masih berlangsung,” tulis Listano dalam laporan tertulisnya tentang letusan Gunung Semeru.

Namun, belum ada laporan tentang dampak pada aktivitas gunung berapi sejauh ini. Sementara itu, status Gunung Semaru masih di Level II (Waspada).

PVBG meminta masyarakat untuk tetap terjaga dan berhati -hatilah dengan aktivitas gunung berapi di Gunung Semaru. Diketahui, masih ada banyak bahan vulkanik yang tersisa dari letusan dan banjir lava yang berpotensi banjir.

“Warga disarankan untuk tidak melakukan kegiatan apa pun di sektor tenggara setelah mengunjungi Kobocan, 8 kilometer dari atas,” kata Lisvano.

Read More : Hadapi Tarif Impor AS, Resiliensi Domestik Harus Diperkuat

Selain itu, PVMBG juga meminta masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru untuk mempertahankan jari -jari yang aman sesuai dengan rekomendasi untuk pelaksanaan kegiatan.

“Terlepas dari jarak ini, masyarakat tidak tampil setelah kunjungan ke Kobocan 500 meter dari tepi sungai (perbatasan sungai) karena berpotensi dipengaruhi dengan memperluas awan panas dan aliran lava pada jarak 13 kilometer dari atas,” pungkasnya dengan ledakan Gunung Semaru.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *