Sitaro, Beritasatu.com – Setelah letusan yang terjadi pada bulan April 2024. Tahun, ruang yang dipasang yang terletak di Siau, Tagulangsang, Bahao (Sitaro), Sulawesi Utara masih Level II (Waspada). Ini didasarkan pada periode pengamatan terakhir pada hari Rabu (25/6/2025).

Read More : Phil Foden Mendadak Tinggalkan Markas Timnas Inggris di Euro, Ada Apa?

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui seorang pelayan yang melaporkan bahwa Tommy Luhut Marbun melaporkan, ruang instalasi juga menunjukkan aktivitas seismik. Ada empat gempa bumi tektonik selama periode pengamatan.

Secara visual, gunung ini terlihat jelas dengan level 0-I hingga 0-II. Asap yang lemah dari tekanan putih di bawah tekanan muncul dengan intensitas tipis dan tinggi mencapai 50 hingga 100 meter di atas bagian atas kawah.

Menanggapi kondisi ini, orang -orang di sekitar area untuk perakitan disarankan untuk tetap tenang dan selalu bangun. Kegiatan harian dapat dilakukan seperti biasa, sampai mereka memasuki area dalam radius 2 kilometer dari pusat kawah.

Read More : Ditanya Soal Tuduhan Selingkuh Jelang Sidang, Paula Masih Bungkam

Pemerintah daerah, Niga Sulawesi, BPBD dan pemerintah distrik setempat dipanggil untuk terus memasang ruang untuk pengamatan API Gunung, Tabulangsang, Kabupaten Sitaro di Bandar, untuk memantau pengembangan kegiatan gunung.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *