Bogor, Beritasatu. com – Presiden Jenderal Anser Adinjahuddin mengaku prihatin dengan meningkatnya perang di Palestina, apalagi otoritas dunia seperti PBB hingga saat ini belum mampu mencegahnya.

Read More : Kenalkan Pesona IKN, Waduk Manggar Sport Festival 2024 Suguhkan Panorama Keindahan Alam

“Bahkan kami khawatir karena PBB pun belum mampu mencegah terjadinya gencatan senjata,” kata Adinjauhaudin usai Konsolidasi Besar (Konbes) XXVII Gerakan Pemuda Ansori yang digelar di Hotel Harris Babakan Madang, Kawasan Bogor. Jawa Barat, Kamis (17/10/2024).

Ia melihat situasi saat ini sangat berbahaya, terutama mengingat lambatnya pertumbuhan ekonomi dunia yang dapat memicu perang regional yang lebih luas.

“Hal ini sangat mengkhawatirkan mengingat lambatnya pertumbuhan ekonomi global dan dapat menimbulkan konflik regional yang besar,” ujarnya.

Ia mengingatkan, meski Indonesia tidak terlibat langsung dalam perang Palestina-Israel, rantai perekonomian global masih bisa terganggu.

Read More : Ramai-ramai Mobil Listrik China Masuk Indonesia, Terbaru 3 Merek Resmi Debut

“Hal ini sangat berbahaya dalam kondisi lambatnya situasi perekonomian global,” tegasnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *