Jakarta, Beritasatu.com – Gerakan Pemuda Ansor (GP) secara resmi meluncurkan Ansor (BUMA) sebagai perusahaan induk yang menyatukan berbagai unit bisnis strategis di bawah satu atap.ย
Read More : Dihadirkan Polda Jabar di Depan Publik, Pegi Berontak Bantah Bunuh Vina
Peluncuran BUMA oleh GP Ansor telah diambil untuk memperkuat kemandirian finansial, memperkuat generasi muda dan berkontribusi pada pembangunan negara.
Pembukaan Buma ditandai dengan memotong band dan menandatangani prasasti di Buma Building, National Road Pattern, Central Jakarta, Rabu (30/30/2025).
Bangunan empat lantai ini akan menjadi pusat semua kegiatan bisnis di bawah bimbingan PT Buma Star Perkasa.
BUMA memiliki beberapa perusahaan yang terlibat dalam sektor -sektor penting, seperti teknologi informasi, pekerjaan, pariwisata, ritel, media dan penyelenggara acara, impor pertambangan dan ekspor.
Ketua GP PP Ansor Addin Jauharudin mengatakan Buma adalah bentuk konkret dari penyatuan operasi internal GP Ansor untuk mempercepat pertumbuhan bisnis dan membuka lebih banyak pekerjaan untuk generasi muda.
“Hari ini kami telah membuktikan bahwa organisasi pemuda tidak hanya berbicara tentang gerakan sosial dan agama, tetapi juga harus menjadi kekuatan ekonomi. Buma adalah kendaraan strategis Ansor untuk menciptakan kesejahteraan kolektif,” kata Addin kepada Berkitatatu.com pada hari Rabu (30/4/2025).
Hadir pada peluncuran, Menteri Investasi dan Kepala Hilir/BKPM Rosan Roeslani, yang menyambut inisiatif dari GP Ansor. Dia merasa bahwa Buma bisa menjadi pendorong baru dalam perekonomian negara itu dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah.
Read More : Popemobile Paus Fransiskus Jadi Klinik di Gaza, Simak Spesifikasinya!
“Ini adalah upaya yang baik dari GP Ansor untuk mencapai kemandirian finansial.
Chief Executive Officer BUMA Tri Andika menekankan, meskipun dilahirkan dari organisasi pemuda, Buma dibangun di atas prinsip -prinsip profesionalisme, pertanggungjawaban, dan inovasi berkelanjutan.
Setiap anak perusahaan berfokus pada memprioritaskan manajemen modern dan bersaing di pasar global, sambil tetap mempertahankan nilai ANSOR.
“Buma adalah manifestasi konkret dari semangat GP Ansor untuk bebas, diberdayakan, dan berkontribusi. Kami mengundang semua pihak untuk berpartisipasi dalam membangun ekonomi yang inklusif dan adil,” melunasi perusahaan.
Buma dari GP Ansor juga membuka kemitraan strategis dengan mitra swasta, SOE dan komunitas global untuk mewujudkan pertumbuhan bersama dalam semangat kerja sama.