Jakarta, Beritasatu.com – Partai Golkar optimistis bisa meraih peringkat kedua pada Pilkada Serentak 2024, menurut data yang dihimpun Badan Saksi Nasional Golkar (BSNPG), Golkar memenangkan lebih dari 50% pemilu daerah serentak. , kedua setelah Gerindra.
Read More : Polisi Temukan Akun FB yang Minta 2 Ibu Lakukan Pelecehan ke Anak Kandung
Dari informasi yang ada, indikasinya Gerindra memimpin, disusul Golkar, lalu PDIP dan partai lainnya, kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di Kantor DPP Partai Golkar, Palmerah, Barat. Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Idrus menjelaskan, hasil tersebut belum final dan masih bergantung pada keputusan resmi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) masing-masing daerah. Ia juga mencatat, margin suara di beberapa daerah sangat kecil sehingga pemenangnya bisa berubah.
Sementara itu, Idrus mengatakan di daerah lain secara umum terdapat perbedaan yang besar sehingga sulit mengubah hasil, misalnya kemenangan Rudi Masud dan Seno Adji di Kaltim, Khofifa Indar Parawansa dan Emil Dardak. Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan di Jawa Timur di Jawa Barat atas kemenangannya dan juga di Sumut atas kemenangan Bobby Nasution dan Surya.
“Kami menggunakan data sebagai dasar. Fakta di lapangan menunjukkan Golkar berada di urutan kedua setelah Gerindra, tapi hal itu masih bisa berubah, kata Idrus.
Ketua BSNPG Syahmud Basrin Ngabalin menuturkan, pihaknya terus bekerja keras menelusuri dan mengolah data pasca pemungutan suara 27 November 2024. Golkar saat ini optimis bisa menjadi tiga besar pemenang pilkada serentak. , dengan target keuntungan 60%.
Read More : Galeri 24 Pegadaian Layani Perhiasan Sesuai Desain Pelanggan
“Alhamdulillah Golkar saat ini berada di posisi kedua. “Kami optimistis bisa mencapai target kemenangan 60% di Indonesia,” kata Syahmud.
Syahmud juga menyampaikan, data C1 yang masuk ke stasiun pemantauan sinkron Pilkada 2024 BSNPG sudah mencapai 98%. Data ini dikumpulkan dari 202 lembaga saksi nasional di tingkat kabupaten, kota, dan negara bagian. Semua informasi itu masuk dalam sistem tabel Golkar yang terintegrasi dari pusat hingga daerah.
“Data tersebut terus kami telusuri dan tabulasi untuk memastikan keakuratan hasil pemantauan dan memetakan kemungkinan kemenangan Partai Golkar pada Pilkada Indonesia tahun 2024,” kata Syahmud.