Jakarta, Beritasatu.com – Masyarakat yang akan menghadiri pelantikan Paus Fransiskus pada Kamis (5/6/2024) tidak boleh terlambat karena pintu Aula Umum Gelora Bung Karno (SUGBK) akan dibuka pada pukul 12.00 WIB dan ditutup. pada pukul 15.30 WIB.

Read More : Mendagri Tegaskan Anggaran Daerah untuk Makan Bergizi Gratis Tidak Wajib

Masyarakat disarankan berangkat ke SUGBK dengan memperhatikan waktu tempuh (jangan terburu-buru). Orang yang ingin menuju Roh Kudus harus memiliki gelang tiket. Misa Kudus dimulai pukul 17.00 WIB sehingga umat tidak boleh minum. 

Salah satu rangkaian acara kunjungan apostolik Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik dunia dan Kepala Pemerintahan Vatikan Paus Fransiskus ke Indonesia adalah misa suci di SUGBK pada Kamis (5/9/2024). Selama konsekrasi, Paus Fransiskus akan menyampaikan doa atau khotbah.

Menurut informasi Konferensi Waligereja Katolik (KWI), yang boleh mengikuti Sakramen adalah mereka yang mempunyai tiket bekas. Selama waktu tersebut, masyarakat yang tidak memiliki hand ticket tidak diperkenankan masuk ke dalam kawasan SUGBK. Hal ini untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung. 

Kita perlu datang ke pertemuan itu dengan melakukan segala persiapan untuk menghadiri Misa Kudus dengan damai dan tenang. Masyarakat yang tidak memiliki tiket gelang dapat mengikuti perayaan misa suci yang disiarkan langsung di saluran sosial Komsos KWIWIS dan banyak saluran televisi nasional. Acara ini juga dapat disaksikan melalui televisi. Selain televisi, layanan ini juga akan disiarkan di Radio Republik Indonesia (RRI).

Masyarakat bisa masuk melalui Plaza Utara, Plaza Timur, Plaza Tenggara untuk mencapai SUGBK. Saat ini untuk menuju Stadion Madya Senayan bisa masuk melalui Gerbang H (pintu kuning). Masyarakat juga sebaiknya menggunakan angkutan umum, karena tidak ada tempat parkir umum di kawasan SUGBK.

Paus Fransiskus melakukan kunjungan apostolik ke Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste dan Singapura pada tanggal 2 hingga 13 September 2024. Indonesia merupakan negara pertama kunjungan Paus Fransiskus di kawasan Asia-Pasifik.

Read More : Komisi I DPR Tegaskan Pembahasan RUU Penyiaran Belum Final

Paus Fransiskus akan berada di Indonesia pada 3-6 September 2024. Kali ini pada 6-9 September 2024, Paus Fransiskus akan mengunjungi Port Moresby (Papua Nugini) dan Vanimo. Setelah itu, pemain asal Argentina tersebut melakukan perjalanan dari Dili (Timor Leste) pada 9 hingga 11 September 2024. Ia juga akan berangkat ke Singapura pada 11 hingga 13 September 2024.

Dalam lawatan empat hari tersebut, Paus Fransiskus akan disambut oleh Presiden Joko Widodo pada resepsi di Parlemen Merdeka dan akan dilanjutkan dengan menghadiri pertemuan dengan pemerintah, masyarakat, dan para duta besar Istana Kerajaan. Pada acara ini, Presiden Joko Widodo akan berbicara dengan Paus Fransiskus.

Peristiwa lain yang dikonfirmasi adalah pertemuan dengan para uskup, imam, diakon, pemimpin agama, pengkhotbah dan umat Katolik di Katedral Maria Diangkat ke Surga. Paus juga akan mengadakan pertemuan dengan pelajar muda di Grha Pemuda, pertemuan lintas agama di Masjid Istiqlal, dan pertemuan suci di SUGBK.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *