BRABBULIH, BERITASATU.COM – PT Pengkamina Hulu Rokan (PHR) Area 1 di Area 4 pada tahun 2024 ditujukan untuk 72 sumur baru atau meningkat dari 2023 menjadi 57 sumur. Langkah ini adalah untuk meningkatkan produksi minyak dan gas (minyak dan gas) perusahaan dalam konteks penurunan alami (penurunan).

Read More : Diguyur Hujan Deras, 2 RT di Kapuk Muara Terendam Banjir hingga 60 Sentimeter

“Sejumlah cadangan baru telah ditemukan, pengeboran pada tahun 2025 dengan 72, sedangkan pekerjaannya dari 51 atau lebih dari 2023,” CEO PT Pttamami Julu Rockan (PR) berkumpul di Michumulich, Sumatra Pria (Sumatra Selatan) 11, 2024).

Djudju mengatakan, dari tujuan 72 Wells baru, Pttamima membuat 38 pengeboran. Jumlah pengeboran adalah sekitar 57% dari pengeboran EP Pertamin di Indonesia. “Mengapa berolahraga? Jika tidak, produksi akan terus turun dan kemudian akan berakhir. Jadi, kita ada, salah satunya dibor, “katanya.

Dia mengatakan Pertamin Julu Rockan (FR) baru saja mengebor area baru untuk fokus pada tiga area. “Ada beberapa kemarin ada kontribusi yang bagus,” katanya.

Pt Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zone 4 memiliki tujuh bidang, yaitu Mitchumulih, Ramba Field, Pendopo Field, Adera Field, Limau Field, Ogan Komering Field dan Raja Stampai Field.

Read More : Sebagian Besar Saham Asia Menguat setelah Nasdaq Capai Rekor Tertinggi

Dia mengatakan rata -rata produksi minyak tahun ini PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah 4 dengan tujuh area sekitar 25.000 BOPD, sementara produksi gas adalah 539,86 mmscfd. Oleh karena itu, produksi minyak rata -rata pada tahun 2024 adalah 117.791 boopd.

Pertamini Julu Rockan (OR) didirikan pada tahun 2018 sebagai perusahaan yang bertindak sebagai operator di Rockan’s Work Area Management (WK) selama 20 tahun. PHR dibagi menjadi empat area dengan produksi minyak 215.000 BOPD dan 800 MMSCFD.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *