Bogor, Diduksi. – Methorologi dan Bmkg) cara 1 bmkg) mengatakan bahwa gempa bumi 4.2 adalah jenis gempa superforial lem.
Read More : Aksi Copet Ikut Ramaikan Keberangkatan Calon Haji di Karawang
Ini diceritakan oleh BBMKG Wilayah Wilayah II Tangersar, Hartanto, yang menangani situs episi dan kedalaman.
“Efek area di level dan berdasarkan laporan dan gempa bumi dengan truk IIU II, dalam getaran Truk II dan memanjat, Hartanto dalam pernyataan tertulisnya.
Menurutnya, saat ini tidak ada laporan kerusakan konstruksi sebagai akibat dari gempa bumi di kota Bogor. Hasil pengawasan BMKG belum menunjukkan kegiatan aftershoss hingga 22,28 WIB.
Read More : Timnas Indonesia U-17 Pesta Gol ke Gawang Mariana Utara, Coach Nova: Seharusnya Lebih Banyak
“Masyarakat disarankan untuk tenang dan tidak dipengaruhi oleh masalah yang tidak dapat dihitung,” Hartant telah berakhir di gempa bumi di kota Bogor.