Jakarta, Beritisatu.com – Komite Johan Rosihan berterima kasih kepada desa yang secara serius diselidiki di Desa Tangeng Kohod. Menemukan desa dan kantor (10/2/2025) mengatakan itu adalah pintu masuk poli untuk menghilangkan korupsi di Korps Marinir.

Read More : Klaim Jaminan Kecelakaan Kerja Meningkat, Menaker Dorong Perluasan Program K3

Jakarta mengatakan di antara anggota parlemen:

John bersikeras bahwa pernyataan dalam kasus ini tidak dapat dihentikan di kepala desa. Dia meminta polisi nasional untuk menghasilkan uang, mengungkapkan para pemain utama yang diduga berada di belakang anggaran program.

“Kami pikir Polisi Nasional dapat mencari orang yang bertanggung jawab atas level tertinggi. Jangan biarkan mereka yang menciptakan peternakan Kihod.

Selain itu, John menunjukkan pentingnya transparansi dan interogasi dalam proyek publik, terutama kesejahteraan lingkungan dan sosial. Seperti yang dia katakan, perbaikan IPS akan terus mengendalikan kasus ini dan mendorong pengawas untuk memastikan bahwa rencana nelayan tidak berubah.

Read More : Menjemput Keberkahan Ramadan: Rahasia di Balik Setiap 10 Hari Puasa

“Kami berada di rumah komisi, dan saya akan terus mengendalikan pengembangan masalah ini dan pemerintah pasti akan senang bahwa ia mengikuti keajaiban dan tidak ada anggaran yang rusak,” katanya.

Setelah penyelidikan diselidiki, persidangan Suku Raja Dunia akhirnya selesai. Langkah -langkah polisi besar yang diharapkan akan meningkatkan kepercayaan pemerintah terhadap korupsi dan berusaha untuk membuat hukuman yang paling parah memberikan hukuman yang tepat.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *