New Delhi, Beritasatu.com – Kecelakaan terjadi saat festival tahunan Puthiyangadi di Kerala, India, ketika seekor gajah peserta festival tiba-tiba menyerang kerumunan. Dalam peristiwa gajah gila yang terjadi di India ini, sedikitnya 23 orang mengalami luka-luka dan salah satu korban dalam kondisi kritis.
Read More : Fenomena Hujan Jelly Gemparkan Warga Gorontalo Utara
Menurut Inspektur Polisi Tirur KJ Jinesh, di tempat kejadian, kejadian tersebut terjadi pada Rabu 1 Juli 2025 malam, saat lima ekor gajah berhiaskan ornamen emas muncul di hadapan ratusan orang yang berkumpul di lokasi kejadian. aula upacara.
Awalnya situasi tampak tenang, namun tiba-tiba salah satu gajah datang menyerang massa. Gambar-gambar bagaimana seekor gajah menganiayanya di India menunjukkan bagaimana hewan tersebut mencengkeram belalai seorang pria, mengangkatnya dan melemparkannya ke kerumunan, sebelum massa dan penonton membiarkan mereka tenang.
Penggunaan gajah dalam upacara keagamaan adalah hal biasa di India dan negara-negara Asia Selatan lainnya seperti Sri Lanka karena simbolisme hewan yang besar dalam agama Hindu.
India memiliki populasi gajah liar Asia terbesar di dunia – menurut data Kementerian Lingkungan Hidup India pada tahun 2017, India memiliki sekitar 30.000 individu. Selain itu, terdapat 14 cagar alam di Tanah Air yang khusus ditujukan untuk melindungi gajah.
Read More : Dikabarkan Dekat dengan Kimberly Angela, Teuku Ryan: Profesional Kerja Saja
Namun kejadian gila gajah di India tersebut menunjukkan betapa berbahayanya konflik antara gajah dan manusia. Kementerian Lingkungan Hidup melaporkan antara tahun 2020 hingga 2023, setidaknya 1.601 orang tewas dalam konflik yang melibatkan hewan besar tersebut.
Peristiwa gajah yang merajalela di India ini menimbulkan kemarahan masyarakat saat festival berlangsung. Para ahli menyerukan peraturan yang lebih ketat untuk menjamin kesejahteraan gajah dan melindungi manusia dari bahaya.