Maranello, Beritasatu.com – Ferrari akan memperkenalkan mobil terbarunya Formula One (F1) untuk musim 2025 pada Kamis (19 Desember 2024) di Maranello, Italia. Namun, mereka tidak menggelar pesta peluncuran resmi Lewis Hamilton yang akan bergabung dengan tim Ferrari musim ini.
Read More : Menang Dramatis, Abel Ferreira Puji Semangat Juang Pemain Palmeiras
Scuderia Ferrari belum menetapkan tanggal resmi bagi Lewis Hamilton untuk turun ke trek dengan mengenakan jersey merah. Sehari menjelang peluncuran mobil F1 2025, 10 tim F1 diluncurkan secara bersamaan di London dalam peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Para penggemar Ferrari sudah tak sabar menantikan debut juara dunia tujuh kali itu bersama tim legendaris tersebut menyusul kepindahannya dari Mercedes. Lewis Hamilton, yang akan berusia 40 tahun pada 7 Januari, akan mengambil alih posisi Carlos Sainz dari Spanyol.
Tes Ferrari pertama Lewis Hamilton kemungkinan akan berlangsung di Fiorano dengan mobil yang harus berusia minimal dua tahun.
Kepala tim Ferrari Fred Vassul mengatakan cuaca musim dingin akan mempengaruhi rencana namun dia optimis Lewis Hamilton akan mampu beradaptasi dengan cepat. “Dia bukan pemula. Pembalap Vasser 2025 Scuderia Ferrari Charles Leclerc dan Lewis Hamilton berkata: – (Twitter.com/@TotMotorsport)
Menurutnya, pengalaman Lewis Hamilton akan sangat berguna dalam proses kepatuhan. Tim juga akan menggunakan mobil F1 2025 untuk simulasi balapan, kualifikasi, dan demonstrasi teknologi.
Pengujian resmi untuk musim 2025 akan dimulai di Bahrain pada 26 hingga 28 Februari.
Vassul menegaskan tidak akan ada pengenalan formal terhadap Lewis Hamilton, seperti yang dilakukan Ferrari ketika Michael Schumacher bergabung pada 1990-an.
Read More : Bupati Lombok Tengah Serahkan Keris Kehormatan kepada Emil Audero
“Kami harus fokus pada musim ini. Jadwalnya sangat padat dan kami ingin seluruh tim fokus pada performanya,” jelasnya.
Lewis Hamilton akan bekerja dengan staf teknis baru, menggantikan Peter “Bono” Bonnington yang tetap di Mercedes. Vassul mengungkapkan bahwa meski ia telah memutuskan untuk menyewa seorang teknisi untuk mendampingi Lewis Hamilton, identitasnya masih dirahasiakan.
Tujuan Ferrari bukanlah untuk menggantikan model performa Mercedes. “Kami tidak akan meniru sistem Mercedes. Mereka belum memenangkan kejuaraan dalam dua atau tiga tahun terakhir. Kami dapat menemukan cara berbeda tergantung sumber daya yang kami miliki,” kata Vassul.
Vassul juga menyoroti upaya Hamilton untuk belajar bahasa Italia, yang menurutnya penting untuk komunikasi tim, meski tidak berdampak langsung pada performa. “Saya akan menjadi guru bahasa Italia di Lewis Academy,” canda Vassul jelang peluncuran mobil F1 2025.