Jakarta, Beritasatu.com – Mantan bintang Manchester United dan Timnas Prancis Patrice Evra menilai Le Blues sedang bermain politik dalam keputusannya tidak mengundang Kylian Mbappe.

Read More : Menangi Duel 3 Gim, The Daddies ke Babak 16 Besar Indonesia Open

Didier Deschamps telah mengumumkan skuadnya menjelang dua pertandingan UEFA Nations League melawan Israel dan Belgia pada pertengahan pekan.

Sang kapten memutuskan tak mengundang setelah mendiskusikan kebugarannya dengan Mbappe dan keputusan tidak memasukkan nama mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu ke dalam daftar pemain yang diundang. Deschamps telah menegaskan kembali bahwa Mbappe berkomitmen pada peran kepemimpinannya di tim, tetapi masalah cedera baru-baru ini membuat masalahnya semakin parah.

Namun, Mbappe membalikkan keadaan akhir pekan ini ketika dia menunjukkan bahwa dia siap untuk menjadi starter saat mereka menjamu Villarreal di La Liga. Ditanya mengenai situasinya, Evra yakin ada perubahan besar sejak Mbappe meninggalkan PSG ke Real Madrid.

“Jika Anda menelepon dia dan dia cedera, itu merusak hubungannya dengan presiden Real Madrid Florentino Perez,” kata Evra kepada Cenflame dari Jeremy Rotten.

Real Madrid bukanlah PSG. Anda tidak mampu menanggung risiko seperti itu. Tapi sejujurnya, Andalah yang membangun legenda di sekitar Mbappe,” ujar sosok yang bermain 86 pertandingan untuk timnas Prancis itu.

Read More : Uya Kuya Minta BPOM Tindak Tegas Pelaku Produk Skincare Berbahaya

Dengan segala hormat, dia tidak berada pada level Benzema. Saat ini, pergelangan kaki Benzema bahkan belum mencapainya,” tegas Evra.

Mbappé dan Benzema bermain bersama di Piala Dunia FIFA 2022, kenang Benzema Didier Deschamps. Namun, dia pensiun tak lama setelah turnamen.

Pernyataan Evra mengacu pada performa Benzema dan lima gelar Liga Champions yang diraihnya. Sedangkan Mbappe belum pernah menjuarai Liga Champions.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *