JAKARTA, BERITATASATU.COM – Pengusaha Amerika Serikat Elun Moscow (Amerika Serikat) mengatakan bahwa negaranya harus menghadapi teknologi untuk layanan di Bandara Internasional Zaid (AUH), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Read More : Waspada! Ini 3 Ciri Ginjal Bermasalah pada Pria dan Cara Mencegahnya

Elon mengungkapkannya ketika dia menanggapi jabatan media sosial dan mengatakan bahwa bandara Amerika Serikat harus memantau pengembangan teknologi yang digunakan di seluruh dunia.

Elun mengatakan dalam akun pribadinya X dikutip pada hari Selasa (2/7/2024).

Hassan Sajani awalnya berbagi film di X yang membuat Syndhexplorer di Tictik, yang mengilustrasikan teknologi pengenalan wajah baru di Bandara Internasional Zaid.

Dalam video ini, Synd menunjukkan terminal baru di Bandara Internasional Zaid, terutama bagaimana penumpang akan datang. Terminal baru memiliki tempat khusus dalam kios, jadi semua penumpang hanya perlu memindai wajah mereka. Namun, film ini tampaknya menunjukkan bidang perawatan bagasi.

Dalam video ini, Synd mengatakan Amerika Serikat membutuhkan perhatian. Pos di X menarik perhatian Elon Mask, yang menyetujui apa yang dikatakan dokumen itu.

Hassan Sajani terus berbagi, seperti film promosi untuk bandara baru, yang menyatakan bahwa AUH tidak hanya bandara, tetapi juga pusat perbelanjaan akhir.

Idami, sebagai dealer teknologi, mengatakan Bandara Internasional Zaid telah menerima beberapa teknologi, seperti Token Travel (STJ), yang menawarkan identifikasi unik untuk setiap penumpang.

Kemudian solusi biometrik juga dipasang dalam perawatan bagasi harian, emigrasi dan gerbang. Pada fase implementasi kedua, bandara menggunakan teknologi biometrik di area mana pun yang diizinkan.

Read More : Download AstraPay untuk Dapatkan Berbagai Promo Menarik dan Rasakan Kemudahannya

Diketahui bahwa Amerika Serikat tidak menerima teknologi seperti UEA. Teknologi terdekat, Delta Air Lines Digital ID yang membutuhkan hasrat TSA untuk menjadi anggota TSA.

Berkat ID Digital, penumpang dapat meninggalkan tas mereka tanpa perlu masuk ke dalam papan atau mobile, tetapi para pejabat mungkin masih harus menampilkan kartu identitas foto yang valid.

Telah ditemukan bahwa terminal dan di bandara Abu Dhabi adalah terminal terakhir, yang merupakan peningkatan utama dalam instalasi sebelumnya.

Konstruksi Terminal A dimulai pada 2012, tetapi berhenti sementara ketika Etihad Airways telah mengalami perubahan signifikan dalam kinerjanya.

Terminal dan dapat menangani 11.000 penumpang per jam dan 79 pesawat. Kemampuan untuk menangani 79 pesawat dengan 49 gerbang, beberapa di antaranya dapat menangani dua pesawat. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *