Monaco, Beritasatu.com – Penampilan lesu Cristiano Ronaldo pada laga penyisihan grup Liga Champions 2024/2025 di Monaco menjadi sorotan media sosial.
Read More : Manchester United Ngotot Gaet Mbeumo, Tawaran Tembus Rp 1,2 T
Pada malam 29 Agustus 2024, Ronaldo berada di Monaco untuk menerima penghargaan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions. Penyerang berusia 39 tahun itu mengikuti pengundian penyisihan grup musim baru.
Setiap kali mantan kiper Italia Gianluigi Buffon mengambil bola yang bertuliskan nama masing-masing tim, Ronaldo menekan tombol komputer untuk mencetak delapan lawan.
Awalnya, bintang Klub Al-Nasser itu tampil antusias. Namun, seiring berjalannya upacara pengundian, antusiasmenya perlahan memudar. Beberapa kali Ronaldo tampil tak bernyawa, bersandar di meja dengan satu tangan di pinggul.
“Tentu saja bukan hanya saya yang suka Ronaldo menekan tombol. Dia membosankan,” tulis salah satu warganet di jejaring sosial X.
Pemilik akun lain menyoroti bahwa satu-satunya hal yang mereka sukai dari undian tersebut adalah ekspresi bosan Ronaldo.
Read More : PSSI Akan Protes ke FIFA Soal Wasit Ahmed Al Kaf, Ini Peraturan Perpanjangan Waktu
Sementara itu, beberapa penggemar bereaksi dengan mengatakan bahwa UEFA telah memberikan tugas yang membosankan kepada pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen tersebut. Mereka mengira Ronaldo bosan dan bosan dengan menekan tombol setiap dua menit.
Liga Champions akan dimainkan dalam format baru untuk musim 2024-2025. Alih-alih membagi 32 tim menjadi 8 grup seperti sebelumnya, UEFA menambahnya menjadi 36 tim dan bermain dalam 1 grup. Setiap tim akan menghadapi delapan lawan berbeda.
Setelah babak penyisihan grup, delapan besar akan langsung melaju ke babak penyisihan. Sedangkan tim peringkat 9 hingga 24 akan dibagi ke dalam grup playoff untuk memperebutkan delapan tiket tersisa. 12 tim terbawah tersingkir.