Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan aktivitas ekspor Indonesia menurun pada April 2024.

Read More : Realisasi Pertalite Capai 11,6 Juta KL, BPH Migas: Kuota Aman

Deputi Direktur Distribusi dan Jasa BPS Puji Ismartini mengatakan, nilai ekspor ke Indonesia pada April 2024 mencapai US$19,62 miliar, turun 12,97% dibandingkan ekspor Maret 2024 yang mencapai US$22,54 miliar Amerika. Dibandingkan April 2023 yang mencapai US$19,28 miliar, nilai ekspor April 2024 meningkat 1,72%.

Pooji Ismartini mengatakan pada Rabu, 15 Mei 2024: โ€œNilai ekspor April 2024 menurun secara bulanan namun meningkat setiap tahunnya.โ€

Pooji mengatakan, penurunan ekspor secara bulanan terjadi pada sektor nonmigas. Penurunan produksi migas terutama disebabkan oleh penurunan produksi pada industri pengolahan. Ekspor manufaktur mengalami penurunan sebesar 15,95%.

โ€œEkspor ke negara dan wilayah besar mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, kecuali Indonesia. Ekspor dari tahun ke tahun ke India, AS, dan negara-negara ASEAN mengalami peningkatan,โ€ kata Pooji.

Read More : Pasar Kripto Terpuruk, Harga Bitcoin Turun ke Level US$ 97.000

Sebagai perbandingan, ekspor Indonesia mencapai US$81,92 miliar pada Januari-April 2024. Dibandingkan periode yang sama tahun 2023, nilainya mengalami penurunan sebesar 5,12%.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *