JAKARTA, BERITASAT.COM – Banyak pihak percaya bahwa upaya pemerintah untuk menegosiasikan tarif dengan Amerika Serikat (AS) akan membawa hasil positif. Selain itu, pemerintah Indonesia telah menjadi salah satu negara pertama yang menerima Amerika Serikat selama negosiasi.
Read More : Harga Minyak Anjlok Dipicu Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Tiongkok
Direktur Ekonomi Digital Ekonomi dan Studio Hukum (Celio) Naity Huda mengungkapkan bahwa tindakan dan diplomasi harus dilaksanakan. Adapun Amerika Serikat adalah salah satu mitra dagang terkemuka untuk Indonesia.
“Perwakilan kami diterima sebagai pemerintah AS merespons dengan cepat, dan jika kami melihat bahwa Amerika Serikat akan menjadi salah satu mitra dagang di Indonesia,” kata Naillll dalam Daily Talk Investor Talk pada hari Jumat (8. 18.2025).
“Saya menyambut negosiasi tarif yang dipimpin oleh pemerintah. Saya pikir ini adalah awal yang baik yang dapat bernegosiasi lebih lanjut,” lanjutnya.
Diketahui bahwa pemerintah Indonesia terus negosiasi dan diplomasi di Amerika Serikat melalui sejumlah pertemuan dengan beberapa pejabat AS dengan konten tinggi.
Indonesia telah membawa sejumlah tawaran ke Amerika Serikat, antara lain, meningkatkan energi, produk pertanian dan teknik, pembelian umum, konstruksi (EPC), memberikan rangsangan dan peralatan untuk perusahaan AS dan Indonesia, membuka dan mengoptimalkan kerja sama mineral yang kritis dan mengoptimalkan kerja sama mineral dan optimalisasi mineral dan optimalisasi.
Read More : Kenaikan Harga Emas Dunia Tertekan Penguatan Dolar AS dan Imbal Hasil Treasury
Indonesia juga telah mengomunikasikan pentingnya memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, sains, ekonomi digital dan jasa keuangan, menentukan tingkat yang lebih rendah daripada negara -negara kompetitif untuk produk ekspor utama yang tidak akan bersaing dengan industri domestik di Amerika Serikat seperti pakaian, sepatu, tekstil, furnitur, dan udang.
Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk menegosiasikan negosiasi dalam 60 hari. Pemerintah Indonesia berharap bahwa dalam 60 hari kerangka kerja koperasi dapat disepakati dalam bentuk perjanjian yang disepakati bersama.
“Karena jika kita melihat beberapa poin yang disediakan oleh menteri koordinasi pagi ini, itu telah menjadi titik atau kolom senjata,” Naitul Huda akhirnya menegosiasikan tarif AS.