Goa, Beritasatu.com – Ketua Pusat Pemuda Muhammadiyah Zulfikar Ahmad Twala menjadi salah satu wakil menteri yang diundang Presiden terpilih Prabowo Subiano di Jalan Keratnegra IV, Jakarta Selatan pada Selasa (15/10). / 2024).
Read More : Lintas Generasi Didorong Dialog tentang Perubahan Iklim Indonesia
Ayah Zulfikar, Ahmad Tawala (71), mengungkapkan, Rabu (16/10/2024) saat ditemui Beritasatu.com di kediamannya di Kecamatan Bajang, Kabupaten Goa, Sulawesi Selatan, anak sulung dari enam anaknya akan dilantik menjadi Wakil Menteri yang membidangi Perlindungan Pekerja Migran. Ia pun mengaku diundang dalam acara pembukaan pada Minggu (20/10/2024).
Saya dengar dia meminta Fikar untuk ikut bersamanya. Setelah penandatanganan, dia akan menjadi Wakil Menteri Perlindungan Tenaga Kerja, kata Ahmed.
Lahir pada tanggal 28 April 1987 di Sunguminasa, Kabupaten Goa, Zulfikar memulai pendidikannya di Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin setelah menyelesaikan sekolah dasar. Namun ia memilih melanjutkan pendidikannya di SMA Muhammadiyah Limbang. Zulfikar lulus dari Universitas Muhammadiyah Makassar dengan gelar Sarjana Sains Matematika pada tahun 2013 dan melanjutkan pendidikan Magister Komunikasi di Stikom Interstudy Jakarta pada tahun 2021. Zulfiqar Ahmad Tawala. – (Instagram/@Dzulfikar.a.tawalla)
Ahmad Tawala mengatakan, awalnya ia berharap anaknya bisa menjadi pendeta.
“Waktu saya di pesantren, saya ingin dia jadi ustadz, tapi itu tidak jadi. Jadi, berhenti dan masuk ke pesantren Mohammedan dan fokus menjadi pengurus Mohammedan,” ujarnya.
Meski cita-citanya menjadi pendeta tidak terwujud, Zulfikar menunjukkan potensinya setelah bergabung dengan organisasi Muhammadiyah. Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Selatan (2008-2010), Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (2010-2012), Ketua Bidang Kepemudaan Ikatan Nelayan Tradisional Indonesia (2012-). 2013), Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muslim (2018–2022), serta Wakil Bendahara Dewan Pimpinan Pusat Masyarakat Ilmu Pengetahuan Negara Indonesia (MIPI) (2021–2026). Sejak tahun 2023 menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.
Read More : Resah UKT Mahal, Mahasiswa UNY Dilarang Protes oleh Kampus
Dengan bangga Ahmad mengatakan, “Di sinilah dunianya mulai terbuka. Setelah menjadi Ketua Pemuda Muhammadiyah, ia dikagumi banyak orang ketika terpilih oleh delegasi dari seluruh Indonesia.”
Ahmed menasihati putranya untuk rendah hati dan selalu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap mereka tidak melupakan tugas mereka sebagai orang tua, sebagai abdi Tuhan dan abdi negara,” pungkas Ahmed.