Surabaya, Beritasatu.com – Seorang calon jemaah haji ke Surabaya terpaksa diturunkan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara karena sakit. Ia diutus bersama rekannya, kemudian diutus dua orang anggota gereja.

Read More : PPDB Bermasalah, 69 Siswa Terbukti Gunakan Piagam Palsu Demi Lolos Sekolah Favorit di Semarang

Kedua jamaah tersebut dijemput oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan menunggu jadwal perjalanan.

Masyarakat tersebut terdiri dari Rombongan 55 asal Kabupaten Blitar yang berangkat pada Sabtu (25/5/2024). Bersama rekannya, calon jemaah haji itu diberangkatkan karena sesak napas di Bandara Kualanamu Medan.

Usai berobat di Medan, kedua jamaah tersebut dibawa ke Asrama Haji Surabaya hari ini.

Sekretaris Bandara PPIH Surabaya Abdul Haris mengatakan, kondisi masyarakat yang sakit sudah pulih setelah diagnosis tersebut. Kedua jemaah tersebut kini diberangkatkan dari Kabupaten Blithar menuju Tanah Suci sambil menunggu kekosongan pada angkatan berikutnya.

Read More : Apa Itu Zakat Emas dan Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

โ€œSetelah dilakukan pemeriksaan, kondisi komunitas pasien sudah pulih. Dua jemaah asal Kabupaten Blitar kini akan diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunggu tempat gratis pada gelombang berikutnya,โ€ kata Abdul Haris, Selasa (28 Mei 2019).

Selain kedua komunitas tersebut, saat ini terdapat 4 komunitas di Asrama Haji Surabaya yang menunggu keberangkatan setelah sempat tertunda karena penyakit. Hingga Selasa sore (28 Mei 2024), 63 rombongan calon jamaah haji telah meninggalkan Surabaya menuju Tanah Suci.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *