Jakarta, Beritasatu.com – DPR Melakukan Cheut Adialo Utut meminta publik untuk tidak khawatir tentang diskusi tentang tinjauan tnitarisme.
Read More : Aisyiyah Sebut Larangan Hijab Bagi Paskibraka Tidak Manusiawi dan Melanggar HAM
“Jika TNI takut untuk kembali ke usia pesanan baru, saya berusia 60 tahun untuk memahaminya, tidak ada orang di dunia ini yang bisa memutar waktu
UTUT adalah contoh dari tinjauan terkait pasukan TNY aktif untuk memperluas penyebaran penyebaran di kementerian dan lembaga. Utut mengkonfirmasi bahwa tidak semua kementerian dan pihak berwenang dapat mengisi tentara TNI aktif. Penempatan tentara TNI aktif di kementerian dan lembaga yang dibuat secara selektif dan terbatas.
“Angkatan Darat telah mengisi sendiri, ya atau tidak. Ini atas permintaan Kementerian, atau, misalnya, Presiden. Presiden adalah otoritas yang paling. Presiden adalah otoritas tertinggi adalah otoritas tertinggi.
Utve memastikan bahwa partainya akan membahas peninjauan hukum Tney dengan hati -hati, hati -hati dan profesional. Menurutnya, revisi undang -undang TNI juga terbatas pada tiga masalah utama, yaitu kondisi kondisi plak dan keadaan kegagalan dan / atau posisi lembaga, serta usia pensiun dari tentara TNI.
Read More : UKT Naik Rp 8,5 Juta, Anak Yatim Calon Mahasiswi Baru USU Gagal Kuliah
“Jika Anda ditanya tentang twist cluster, posisi Kementerian Pertahanan dan TNI, maka bagian dari ruang lingkup baru bahwa TNY dapat tetap aktif, dan yang terakhir dari tentara. Tiga, tidak ada orang lain,” tidak menemukan diskusi tagihan Tenie.