Jakarta, Beritasatu.com – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku tidak berencana menggantikan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell setelah menjabat pada Januari lalu.
Read More : Kasus Covid-19 Melonjak di Singapura, Jumlah Orang Berobat ke Klinik Naik Dua Kali Lipat
โTidak, menurutku tidak,โ kata Donald Trump dalam acara โMeet the Press with Kristen Welkerโ di NBC News, Minggu (8/12/2024).
Saat ditanya tentang Pak. Trump akan berusaha menyingkirkan Powell, tegas Mr. Trump bahwa masa jabatan Jerome Powell akan berlanjut hingga tahun 2026.
Tn. Trump menambahkan bahwa meskipun ia berselisih dengan Powell mengenai kebijakan suku bunga, ia tidak akan meminta Powell mengundurkan diri tanpa alasan.
Donald Trump berkampanye dengan janji untuk menurunkan harga rumah dan biaya pinjaman rumah tangga AS lainnya, yang dapat memicu keretakan hubungan dengan Powell. Pada periode pertamanya, Donald Trump juga kerap berselisih dengan Jerome Powell terkait kebijakan suku bunga.
Read More : Keluarga Militer AS Dilanda Kecemasan setelah Serangan ke Iran
Selain itu, Trump berjanji akan menerapkan pajak yang komprehensif. Dokumen tersebut dapat mempersulit upaya Federal Reserve untuk mengendalikan inflasi, sehingga semakin meningkatkan ketegangan antara Trump dan Powell.
Bulan lalu, Jerome Powell secara terbuka menyatakan bahwa dia tidak akan mengundurkan diri jika Donald Trump mencoba memecatnya. Menurut Jerome Powell, tindakan tersebut ilegal karena tidak diperbolehkan memecat ketua atau gubernur Federal Reserve sebelum masa jabatannya berakhir.