Lombok Tengah, Beritasatu.com – Tim SAR Mataram terus melakukan pencarian dokter Lalu Visnu Aditya yang hilang di perairan Pantai Lansing, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga dua hari ke depan. Perpanjangan ini terjadi setelah pencarian selama tujuh hari tanpa hasil.
Read More : Libur Panjang, Pemesanan Tiket KA di Surabaya Tembus 205.102
Dr. Wisnu hilang pada Rabu (17/4/2024) setelah perahunya dihantam gelombang besar. Tim SAR telah mengungkap beberapa unsur baik dari laut, udara, dan darat, namun belum menemukan tanda-tanda kerusakan.
Hingga hari ketujuh pencarian, kami sudah mengirimkan barang dari laut, dilanjutkan dengan dukungan dari udara yaitu drone, dan unsur pencarian darat, kata Koordinator Lapangan SAR Mataram Arif Gunawan kepada wartawan, Kamis (25/4/2024). .
Penyelidikan dilakukan di kawasan LKP Gili Lansing hingga Torok Aik Belek Selong Belanak. Tim SAR juga dibantu oleh TNI Angkatan Laut, Polri, Babinsa dan relawan lainnya.
โSesuai SOP kami, disarankan untuk menutup operasi SAR jika operasi SAR sudah dilakukan selama tujuh hari dan tidak ada pengaruhnya,โ jelas Arif.
Namun, Arif mengatakan tim SAR tidak akan serta merta menutup penyelidikan. โKami akan terus melakukan pemantauan dengan konten terbatas selama dua hari ke depan,โ imbuhnya.
Read More : 38 Daerah di 7 Provinsi Masuk Kategori Kurang Hujan Ekstrem, Ini Daftarnya
Arif berharap dengan perpanjangan waktu ini, dokter Wisnu bisa segera ditemukan. Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi keberadaan korban segera memberitahu tim SAR.
Pencarian dokter Wisnu Aditya menarik perhatian masyarakat, khususnya di Lombok Tengah. Diharapkan tim SAR masyarakat dapat segera menemukan korban dan keluarganya segera mendapat informasi yang benar.