Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan suku bunga dasar atau BI rate pada hari ini Rabu (16 Oktober 2024) setelah otoritas moneter menurunkan suku bunga menjadi 6% pada September.

Read More : Melemah 15,41 Poin, IHSG Sesi I Tertahan di Zona Merah

Lembaga Ilmu Ekonomi dan Sosial Universitas Indonesia (LPEM UI) memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga dasar sebesar 6% pada rapat Dewan Pengurus BI (RDG) Oktober 2024.

โ€œKita perlu memberikan ruang bagi pemotongan kebijakan lebih lanjut untuk mengatasi risiko tren deflasi yang berkepanjangan,โ€ kata Jahen Fakhrul Rezki, peneliti LPEM UI, dalam keterangannya di Jakarta Ta.

Namun, BI masih memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini. Hal ini mengingat jika tren deflasi terus berlanjut, langkah penurunan suku bunga dapat digunakan di masa depan untuk menstimulasi permintaan di sektor riil. Namun kemungkinan besar BI tidak terlalu mendesak untuk menurunkan suku bunga dasar, ujarnya.

LPEM UI menyampaikan, dari sisi domestik, Indonesia saat ini masih mengalami tren deflasi selama lima bulan berturut-turut, namun secara keseluruhan masih dalam kisaran target BI sebesar 1,5% hingga 3,5%.

Secara bulanan, indeks harga umum diketahui mengalami deflasi sebesar 0,12% (month-on-month/MTM) pada September 2024, bahkan lebih parah dibandingkan bulan Agustus yang sebesar 0,03% (MTM).

Read More : IHSG Sesi I Hari Ini Merosot Lebih dari 1 Persen

Sementara itu, pertimbangan lain bagi BI untuk mempertahankan suku bunga pada bulan ini adalah nilai tukar rupiah yang dinilai stabil. Berdasarkan perkembangan terakhir, Rupiah stabil di kisaran Rp 15.660 per dolar AS.

Di sisi lain, neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus dengan Amerika Serikat.

Lebih lanjut, laporan analisis LPEM UI menyebutkan bahwa dunia kini memasuki era pelonggaran sejalan dengan AS.ย 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *