Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham (IHSG) di pasar komersial pada awal pekan, Senin (22/7/2024), berada di zona hijau, naik 27,4 poin atau 0,38%. di sana. tingkat 7,321. Penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan konsumsi energi sebesar 2%.

Read More : Peduli Kesejahteraan Masyarakat, Karyawan Pegadaian Sukses Gelar Program Mengetuk Pintu Langit di Sumbagsel

Pada periode perdagangan saat ini, 16,1 juta lembar saham mencapai Rp 8,4 juta dan 974.749 kali. Sebanyak 318 saham menguat, 265 saham melemah, dan 212 saham terhenti.

Saham-saham sektor yang menopang IHSG adalah energi yang menguat 1,51%, disusul industri yang menguat 1,30%, dan transportasi yang menguat 1,05%. Sementara sektor yang melemah ada tiga sektor yakni bahan baku turun 0,37%, konsumsi primer turun 0,07%, dan kehidupan turun 0,31%.

Sementara itu, saham-saham utama kelompok LQ45 menguat 0,40%, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,14%, dan investor33 bertambah 0,34%.

Sementara sebagian besar saham Asia melemah. Nikkei 225 (Tokyo) turun 1.165, Indeks Saham Shanghai (Shanghai) turun 0,61%, dan Straits Times (Singapura) turun 0,30%. Hanya Hang Seng (Hong Kong) yang menguat 1,25%.

Baca juga: Buka, IHSG Senin 22 Juli 2024 di Zona Verde.

Read More : Polda Sumut Dalami Kasus Oknum Brimob Diduga Aniaya Tukang Becak

Saat IHSG dibuka kembali, ada 5 saham yang termasuk first gainer, yaitu PT Distribution Voucher Nusantara Tbk (DIVA) yang menguat hingga mencapai Upper Rejection Area (ARA) sebesar 34,83% di Rp 120. Ada pula PT Golden. Energy Mines Tbk (GEMS) menguat 19,76% ke Rp10.150, sedangkan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menguat. 19,23% seharga Rp 124.

Terakhir, PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) naik 15,28% ke Rp83 dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) naik 14,29% ke Rp136.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *