Jakarta, Beritasatu.com – Dalam peringkat perusahaan paling berharga di dunia, raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Apple turun ke posisi ketiga dan perusahaan chip Amerika Nvidia menempati posisi kedua.
Read More : Penurunan Suku Bunga The Fed Berdampak Positif pada Ekonomi Asia
Dikutip dari BusinessPlus Jumat (7/6/2024), Nvidia menjadi perusahaan paling bernilai kedua di dunia setelah Microsoft menempati posisi pertama. Valuasi Nvidia meningkat seiring pembuat chip tersebut memanfaatkan tren teknologi kecerdasan buatan (AS). Nvidia dikenal mengembangkan chip berbasis kecerdasan buatan.
Nvidia juga tertahan dengan valuasi Microsoft sebesar $3,14 triliun, sedangkan Nvidia memiliki kapitalisasi pasar $3,01 triliun, naik 5,2% pada perdagangan Kamis (06/05/2024).
Sementara itu, saham Apple baru-baru ini naik 0,8% hingga mencapai kapitalisasi pasar sebesar $3,00 triliun dan merupakan perusahaan paling berharga ketiga di dunia.
Pada bulan Februari, Nvidia menjadi perusahaan tercepat yang meningkat dari $1 triliun menjadi $2 triliun hanya dalam delapan bulan.
Analis mengaitkan kenaikan ini dengan pemecahan saham (stock split) di akhir pekan yang membuat investor kecil lebih terjangkau untuk membeli saham individu.
Read More : Danantara Kebal Hukum? Tidak Mungkin!
Nvidia diketahui sedang mempersiapkan pemecahan saham sepuluh banding satu yang akan mulai berlaku pada Jumat (6/7/2024). Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investor individu.
โNvidia saat ini menghasilkan uang dari AI, sementara perusahaan seperti Apple dan Meta mengeluarkan uang untuk AI,โ kata Jake Dollarhyde, CEO Longbow Asset Management, Kamis (6/6/2024).
Saham Nvidia naik 147% pada tahun 2024. Sementara itu, Microsoft, Meta Platforms, dan Google masih berlomba membangun kemampuan teknologi AI.ย