Washington, Beritesatu.com – Badan Rahasia A.S. meluncurkan seorang pria bersenjata di dekat The Whiter pada hari Minggu (9/3025) Wible. Menurut pernyataan formal oleh juru bicara Dinas Rahasia pada hari Minggu, insiden itu terjadi ketika Donald Trump diadakan di kantor pusat Mar-LGG.

Read More : BI Sebut Likuiditas Perekonomian April 2024 Tumbuh Capai Rp 8.928 Triliun

Pria bersenjata itu segera dibawa ke rumah sakit, tetapi kondisinya tidak diketahui. Layanan Sekretaris AS Anthony Gunglelli tidak mengkonfirmasi bahwa Gedung Putih atau Trump adalah sasaran serangan itu.

Menurut pernyataan resmi yang diposting di Khotbah, di Secret Service, perwakilan Dinas Rahasia tidak rusak.

Berdasarkan kronologi laporan itu, Dinas Rahasia AS sebelumnya diperingatkan tentang bunuh diri dari polisi setempat dan melakukan perjalanan dari Indiana ke Washington. 

Di tengah malam, agen menemukan mobilnya yang berdiri di sebelah mobilnya dan F, yang sangat dekat dengan Gedung Putih.

Ketika staf mendekati daerah itu, mereka melihat seseorang sesuai dengan deskripsi polisi. Ketika agen mendekat, orang tersebut mengangkat amunisi, menyebabkan konfrontasi bersenjata, yang menyebabkan penembakan agen untuk dinas rahasia.

Read More : DPR Dukung BTN Batal Akuisisi BMI, Ini Alasannya

Tersangka segera dibawa ke rumah sakit setempat, tetapi tidak ada lebih banyak informasi tentang kondisinya. Polisi Washington saat ini sedang menjalani penyelidikan tambahan untuk mengidentifikasi penyebab dan rincian insiden tersebut.

Insiden itu menekankan keamanan daerah di sekitar Gedung Putih dan keamanan Dinas Rahasia AS dalam mengancam Pusat Administrasi Publik Federal.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *